Minggu, 10 Mei 2026

Tahukah Anda

Mengapa Ada Orang yang Bisa Tidur Sambil Berjalan? Berikut Penjelasannya

Tidur berjalan, yang secara resmi dikenal sebagai somnambulisme, adalah kelainan perilaku yang muncul saat tidur, yang mengakibatkan orang sedang

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
ist
Ilustrasi tidur sambil berjalan (sleepwalking) 

Gejala utama dari tidur sambil berjalan dan parasomnia NREM lainnya adalah pelakunya hampir tidak pernah mengingat episode tersebut ketika mereka bangun.

Elemen umum lainnya dari parasomnia NREM adalah bahwa mereka biasanya terjadi pada paruh pertama malam ketika seseorang cenderung menghabiskan persentase waktu yang lebih tinggi dalam tahap tidur NREM.

Penyebab tidur berjalan Peneliti telah mengidentifikasi beberapa kondisi kesehatan, aktivitas, dan zat yang diketahui dapat memicu episode tidur berjalan.

Berikut adalah beberapa penyebab tidur berjalan:

1. Stres

Stres dan kecemasan dapat mengganggu istirahat malam yang baik.

Beberapa ilmuwan juga berpendapat, stres di siang hari dapat menyebabkan somnambulisme.

Studi terhadap 193 pasien di klinik menemukan bahwa salah satu pemicu utama episode tidur berjalan adalah peristiwa stres yang dialami sepanjang hari.

2. Kurang tidur

Orang yang kurang tidur lebih rentan mengalami sleepwalking.

Peneliti telah mempelajari pemindaian otak MRI pada orangorang dengan riwayat tidur berjalan dan menemukan bahwa kurang tidur meningkatkan jumlah episode tidur berjalan yang dialami seseorang.

Baca juga: Awas, Ini Efeknya jika Tidur Setelah Makan

3. Migrain

Jika seseorang menderita migrain kronis, ia mungkin lebih rentan mengalami tidur berjalan.

Pada tahun 2015, sekelompok ilmuwan mewawancarai 100 pasien yang rutin berjalan dalam tidur, dan menemukan hubungan kuat antara berjalan dalam tidur dan sakit kepala, khususnya migrain.

4. Demam

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved