Sabtu, 25 April 2026

Konflik Palestina vs Israel

Houthi Yaman Kembali Serang Kapal Dagang Inggris di Laut Merah

Pasukan angkatan laut di Angkatan Bersenjata Yaman menargetkan satu kapal komersial Inggris di Laut Merah yang sedang menuju ke pelabuhan Palestina

Editor: Muliadi Gani
BusinessLIVE
Harga minyak dunia naik mendekati 1 persen setelah milisi Houthi Yaman menyerang sebuah kapal tanker pengangkut minyak berbendera Inggris yang dioperasikan Trafigura. 

PROHABA.CO, ADEN – Houthi Yaman kembali menyerang terhadap kapal dagang Inggris yang diduga menuju Israel.

Pasukan angkatan laut di Angkatan Bersenjata Yaman menargetkan satu kapal komersial Inggris di Laut Merah yang sedang menuju ke pelabuhan Palestina yang diduduki dengan rudal angkatan laut yang sesuai,” ungkap pernyataan Houthi yang dirilis Kamis malam (1/2/2024).

Houthi yang didukung Iran mengklaim telah meluncurkan serangan yang menargetkan kapal dagang Inggris di Laut Merah pada Kamis (1/2/2024).

Organisasi Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) juga mengonfi rmasi bahwa terjadi ledakan di sisi kanan kapal yang sedang berlayar di sebelah barat Hodeidah Yaman.

“Seluruh awak kapal dilaporkan selamat,” ujar UKMTO dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan mendalami kejadian ini dan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat,” sambungnya.

Baca juga: AS dan Inggris bombardir Yaman imbas serangan Kelompok Houthi di Laut Merah

Sementara itu, juru bicara Houthi Yahya Sarea mengatakan pihaknya akan terus melakukan serangan terhadap kapalkapal Barat di Laut Merah sampai agresi Israel berhenti.

“Serangan Houthi terhadap kapal akan terus berlanjut sampai agresi Israel berhenti dan pengepungan di Jalur Gaza dicabut,” katanya.

Sebelumnya, Houthi telah melakukan serangan yang menargetkan kapal dagang Amerika di Teluk Aden beberapa jam setelah menembakkan rudal ke kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), Gravely.

“Mereka menargetkan kapal dagang Amerika KOI dengan beberapa rudal angkatan laut yang sesuai,” kata Sarea, dalam sebuah pernyataan, Rabu (31/1/2024).

Kapal kontainer KOI berbendera Liberia dioperasikan oleh Oceonix Services yang berbasis di Inggris.

Baca juga: Houthi Mengamuk di Laut Merah, Lancarkan Serangan ke Kapal AS dengan Drone dan Rudal

Baca juga: Warga Aceh Tenggara Bacok Adik Kandung dan Istrinya, Gara-Gara Pelaku Dituduh Curi Uang Korban

Armada perusahaan tersebut termasuk kapal tanker minyak Marlin Luanda, yang dirusak oleh rudal pada akhir pekan, menurut data pengiriman.

Militan Houthi yang bersekutu dengan Iran, yang menguasai wilayah terpadat di Yaman, telah meluncurkan gelombang demi gelombang ledakan drone dan rudal ke kapal-kapal komersial sejak 19 November 2023, yang mereka katakan sebagai respons terhadap operasi militer Israel di Gaza.

Kampanye Houthi telah mengganggu pelayaran internasional, menyebabkan beberapa perusahaan menunda transit melalui Laut Merah dan malah menempuh perjalanan yang lebih lama dan lebih mahal karena mengelilingi Afrika.

Menanggapi serangan Houthi, AS dan Inggris telah melancarkan serangan balasan terhadap beberapa situs milik Houthi di Yaman dan mengembalikan milisi tersebut ke dalam daftar kelompok teroris ketika kekacauan akibat perang Israel dengan kelompok militan Palestina Hamas menyebar ke seluruh wilayah tersebut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved