Rabu, 13 Mei 2026

Kesehatan

Depresi Diam-Diam Mengancam Dunia Kesehatan Mental, Ini Gejala-Gejala yang Perlu Anda Ketahui

Gangguan ini melibatkan suasana hati yang tertekan atau hilangnya kesenangan atau minat dalam aktivitas untuk jangka waktu yang lama.

Tayang:
Penulis: Safira Aznura Yunda | Editor: Jamaluddin
THINKSTOCK/KIEFERPIX
Ilustrasi wanita depresi. 

Jangan ragu untuk mencari bantuan jika Anda atau orang yang Anda kenal mengalami gejala depresi.

PROHABA.CO - Depresi disorder (juga dikenal sebagai depresi) adalah gangguan mental yang umum terjadi.

Dikutip dari website World Health Organisasion (WHO), gangguan ini melibatkan suasana hati yang tertekan atau hilangnya kesenangan atau minat dalam aktivitas untuk jangka waktu yang lama.

Depresi berbeda dengan perubahan suasana hati dan perasaan biasa tentang kehidupan sehari-hari.

Depresi dapat memengaruhi semua aspek kehidupan, termasuk hubungan dengan keluarga, teman, dan komunitas.

Depresi dapat diakibatkan oleh atau menyebabkan masalah di sekolah dan di tempat kerja.

Depresi dapat terjadi pada siapa saja.

Orang yang pernah mengalami pelecehan, kehilangan yang parah, atau peristiwa yang membuat stres lebih mungkin mengalami depresi.

Wanita lebih mungkin mengalami depresi daripada pria.

Masih dikutip dari laman WHO, diperkirakan 3,8 persen populasi mengalami depresi, termasuk 5 persen orang dewasa (4 persen pada pria dan 6 % pada wanita), serta 5,7 % orang dewasa yang berusia di atas 60 tahun.

Sekitar 280 juta orang di dunia mengalami depresi (1).

Depresi sekitar 50 persen lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.

Di seluruh dunia, lebih dari 10 persen wanita hamil dan wanita yang baru saja melahirkan mengalami depresi.

Lebih dari 700.000 orang meninggal karena bunuh diri setiap tahun.

Bunuh diri adalah penyebab kematian keempat pada usia 15-29 tahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved