Senin, 11 Mei 2026

Konflik Palestina vs Israel

Kelompok Perlawanan Islam Irak Serang Pangkalan Udara Penting Ashdod Israel dengan Drone

Kelompok Perlawanan Islam di Irak melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Ashdod milik Israel dengan drone pada Rabu, (3/3/2024).

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Mehrnews
Foto: Tangkapan layar video yang disebut-sebut menggambarkan ledakan besari di Pelabuhan Ashdod Israel karena serangan drone dari kelompok koalisi perlawanan Irak, Rabu (24/1/2024). Pada Rabu, 3 April 2024, Pangkala udara Ashdod juga diserangan oleh kelompok perlawanan Islam di Irak. 

PROHABA.CO – Kelompok Perlawanan Islam di Irak melancarkan serangan ke Pangkalan Udara Ashdod milik Israel dengan drone pada Rabu, (3/3/2024).

Mereka menegaskan kembali komitmennya yang teguh “untuk menghancurkan benteng musuh,” sebagai bagian dari pendekatan berkelanjutannya untuk melawan pendudukan dan mendukung rakyat Gaza, Palestina.

Serangan itu adalah bentuk dukungan pasukan Perlawanan Islam terhadap warga Palestina di Gaza yang kini didera serangan Israel.

“Untuk dukungan kepada masyarakat kita di Gaza, dan sebagai balasan atas pembunuhan yang dilakukan oleh pihak pendudukan terhadap warga Palestina, termasuk anak-anak, wanita, dan lansia,” kata kelompok perlawanan itu dikutip dari Press TV.

Serangan pertama menggunakan pesawat nirawak dan menargetkan Pangkalan Udara Ramat David.

Pangkalan itu adalah pangkalan Israel di wilayah utara dan menjadi tempat penyimpanan jet tempur.

Dalam serangan kedua, pasukan tersebut menyerang “target sangat penting” di Ashdod yang menjadi pangkalan penting Israel.

Kali ini pesawat nirawak juga digunakan.

Menurut kelompok itu, serangan kedua adalah bagian dari “fase kedua” operasi pro-Palestina untuk melawan rezim Israel.

Baca juga: AS Lancarkan Serangan Udara ke Irak dan Suriah, 40 Orang Dilaporkan Meninggal

Sejak perang di Gaza meletus pada bulan Oktober 2023, kelompok Perlawanan Islam di Irak telah melancarkan banyak operasi militer yang menargetkan Israel.

Serang Bandara Haifa

Pada hari Rabu kemarin kelompok itu juga menyerang Bandara Haifa di Israel.

Dalam serangan itu digunakan pesawat nirawak. Serangan itu juga sebagai bentuk dukungan kepada Palestina.

“Serangan ini berada di dalam kerangka fase kedua operasi melawan rezim pendudukan Israel.

Serangan ini dilancarkan untuk mendukung warga Palestina dan pembalasan atas pembunuhan oleh entitas Zionis terhadap warga sipil Palestina yang tidak berdaya.

Kelompok Perlawanan Islam menegaskan pihaknya akan terus “menghancurkan benteng musuh”.

Sementara itu, suara ledakan terdengar di dekat Pangkalan Udara Ovda di utara Kota Eilat Israel.

Baca juga: Serang Pasukan Kurdistan di Irak dan Suriah Melalui Udara, Turkiye Berhasil Hancurkan 24 Target

Baca juga: Serangan Udara Israel Hantam Konsulat Iran di Suriah, 2 Komandan Senior Pasukan Elit Quds Tewas

Akan persenjatai puluhan ribu personel

Kelompok Perlawanan Islam di Irak disebut akan mempersenjati puluhan ribu pejuang perlawanan di Yordania.

“Perlawanan Islam di Irak telah menyiapkan peralatannya untuk melengkapi saudara kita, Mujahidin Perlawanan Islam di Yordania, untuk memenuhi kebutuhan 12.000 pejuang dengan senjata ringan dan menngah, peluncur antizirah, rudal taktis, amunisi, banyak bom,” kata Abu al-Aksari, seorang pejabat senior di faksi Kataib Hizbullah, Iran, dikutip dari The Cradle.

“Kita siap untuk memulai persiapan ini, dan sudah cukuplah hal itu untuk direkomendasikan oleh mujahidin Hamas dan Jihat Islam Palestina,” katanya menambahkan.

Pernyataan itu muncul saat para pengunjuk rasa dan aktivis pro-Palestina di Yordania terus memprotes tindakan Israel di Gaza.

Para pengunjuk rasa itu menghadapi tekanan dari pihak berwenang Yordania.

Adapun pada akhir bulan lalu para pengunjuk rasa berusaha menyerbu Kedutaan Israel di Ibu Kota Amman.

Warga Yordania selalu bersimpati kepada perjuangan warga Palestina dan rasa simpati itu melambung tinggi belakangan ini.

Bahkan, tahun lalu seorang anggota dewan Yordania bernama Imad Al-Adwan didakwa setelah diduga menyelundupkan senjata ke Tepi Barat yang diduduki Israel.

Adwan dianggap sebagai pahlawan oleh banyak warga Yordania.

 

Israel Gempur RS Al-Shifa 2 Pekan, Dokter Ternama di Gaza Ditemukan Meninggal di Bawah Reruntuhan

Baca juga: KA IDROP, Pria Bersenjata asal Israel Ditangkap di Kuala Lumpur

Baca juga: Rudal Balistik Houthi Gempur Pelabuhan Eliat Israel

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pasukan Perlawanan Islam Irak Serang Pangkalan Udara Penting Ashdod Milik Israel dengan Drone, 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved