Senin, 13 April 2026

Tahukah Anda

Kapan Waktu Terbaik Berolahraga Menurut Sains? Begini Penjelasannya

Kapan pun Anda berolahraga, ada banyak manfaat kesehatan dari bergerak secara teratur, seperti  meningkatkan kesehatan jantung, menjadi lebih kuat,

Editor: Muliadi Gani
Tribunnews.com/net
Ilustrasi Olahraga. 

PROHABA.CO - Banyak orang sering bertanya-tanya kapan waktu terbaik untuk berolahraga.

Ada yang mengatakan berolahraga di pagi hari adalah yang terbaik, namun ada pula yang lebih memilih melakukannya di malam hari.

Kapan pun Anda berolahraga, ada banyak manfaat kesehatan dari bergerak secara teratur, seperti  meningkatkan kesehatan jantung, menjadi lebih kuat, atau bahkan meningkatkan daya tahan tubuh .

Kebanyakan orang memutuskan untuk berolahraga pada waktu yang paling sesuai dengan jadwal mereka, sehingga seringkali mereka tidak dapat menentukan waktu yang mereka pilih untuk aktif.

Ada perdebatan panjang mengenai kapan waktu terbaik untuk berolahraga dan apakah memang lebih bermanfaat untuk melakukan aktivitas fisik di jam tersebut.

Kini, sebuah penelitian baru mungkin bisa membantu untuk menjawab pertanyaan itu serta memaksimalkan olahraga Anda.

Baca juga: Ini Manfaat Luar Biasa dari Olahraga Pagi: Kunci Kesehatan dan Kesejahteraan

Dikutip dari Gizmodo, Senin (15/4/2024), tubuh kita memiliki jam internal atau ritmesirkadian yang dapat memengaruhi suasana hati, metabolisme, suhu tubuh, dan banyak hal lainnya.

Jadi, masuk akal jika pengaturan waktu dapat memengaruhi manfaat yang diperoleh dari berolahraga.

Dalam studi baru ini, peneliti dari University Sydney di Australia melacak kesehatan jangka panjang 30.000 sukarelawan yang hidup dengan obesitas di atas usia 40 tahun dan tidak memiliki penyakit kardiovaskular sebelumnya.

Sebagai bagian dari penelitian awal, para sukarelawan ini setuju untuk memakai pelacak aktivitas selama seminggu.

Peneliti menggunakan pengukuran ini sebagai proksi tingkat aktivitas fisik masyarakat pada umumnya.

Peneliti kemudian mengidentifi kasi orang-orang yang melakukan aktivitas fisik aerobik sedang hingga berat kemudian membaginya menjadi sukarelawan yang cenderung berolahraga di pagi hari, siang hari, atau malam hari (setelah pukul 6 sore).

Sebagai referensi, peneliti menggunakan orang-orang yang jarang berolahraga sama sekali.

Baca juga: Risiko Cedera Akibat Kurangnya Pemanasan Sebelum Olahraga Berat

Baca juga: Kapan Waktu Tidur yang Tepat Bagi Kesehatan? Simak Pejelasan Berikut

Artinya, mereka rata-rata melakukan kurang dari satu kali aktivitas fisik intens dalam sehari.

Sukarelawan dilacak rata-rata selama hampir delapan tahun.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved