Jumat, 17 April 2026

Berita Kriminal

Terjerat Pinjol, 2 Pemuda di Kembangan Jabar Pilih Merampok, Ini Alasannya

Terjerat pinjaman online (pinjol) menjadi pemicu ST (35) dan MS (19) nekat merampok sopir taksi online berinisial SL (32) di Perumahan Tamam Alfa ...

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.com/RIZKY SYAHRIAL
Konferensi pers 2 perampok mobil taksi online di Kembangan 

PROHABA.CO, JAKARTA -  Terjerat pinjaman online (pinjol) menjadi pemicu ST (35) dan MS (19) nekat merampok sopir taksi online berinisial SL (32) di Perumahan Tamam Alfa Indah, Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.

Aksi kriminalitas yang dilakukan dua pemuda ini dilatarbelakangi terlilit utang pinjaman online membuat mereka tega melakukan aksi perampokan.

Kapolsek Kembangan, Kompol Billy Gustiano Barman mengungkapkan, salah satu pelaku terjerat pinjol sampai akhirnya nekat melakukan aksi perampokan.

"Iya, memang sudah direncanakan untuk merampok driver taksi online," ucap Billy Jumat (26/4/2024).

Para pelaku sepakat membagi dua hasil rampokan apabila berhasil melancarkan aksinya.

"Misalnya, kalau berhasil, mobilnya akan dijual untuk kebutuhan mereka masing-masing," sambung Billy.

Modus perampokan yang dilakukan keduanya adalah dengan berpura-pura menjadi penumpang.

MS dan ST memesan taksi online milik SL dari Jalan Raya Kampung Melayu, Tangerang, menuju Petukangan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Polisi Tangkap 6 Oknum Debt Collector, Diduga Hendak Merampok Pengemudi Mobil

Setibanya di Perumahan Taman Alfa Indah, MT meminta SL memberhentikan mobilnya dengan alasan ingin buang air kecil.

Saat mobil sudah berhenti, kedua tersangka menjerat leher SL dengan tali tambang dan meminta sopir menyerahkan mobilnya.

Namun, korban sempat berontak. "Mereka menjerat leher korban dan menusuk korban saat merampok mobil," sambung Billy.

MS kemudian menusuk SL di bagian dada dan lengan.

Korban pun memilih untuk keluar dari mobil miliknya dan meminta tolong dengan sekuriti serta warga setempat.

Sekuriti dan warga setempat membantu SL.

Kedua tersangka yang sudah mengambil alih mobil korban tak bisa kabur karena semua portal di komplek itu sudah ditutup.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved