Sabtu, 18 April 2026

Berita Aceh Timur

BRAT GAWAT, Wanita di Aceh Timur Diduga Dihipnotis 3 Mayam Emas Raib

Pelaku memperkenalkan diri bernama Nasruddin dari Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Aceh Timur, pelaku menawarkan atau mengimingi bantuan dari Kem

Penulis: Redaksi | Editor: Fadil Mufty
IST
Tangkapan video CCTV yang merekan pelaku penipuan berkedok bantuan dari Kemenag Aceh Timur, saat melakukan aksinya di Kebun Kelapa, Idi Rayeuk, Aceh Timur, Rabu (22/5/2024) 

PROHABA.CO -- Seorang warga Kebun Kelapa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Erawati (60), menjadi korban hipnotis atau penipuan berkedok bantuan.

Informasi diperoleh Serambinews.com di Aceh Timur, pada Rabu (22/5/2024), pelaku seorang laki-laki datang dengan sepeda motor, menggunakan baju warna hitam dan memakai helm.

Pelaku memperkenalkan diri bernama Nasruddin dari Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Aceh Timur, pelaku menawarkan atau mengimingi bantuan dari Kemenag kepada korban. 

"Katanya bantuan itu dari Kemenag untuk mantan jamaah haji. 

Ayah saya atau suami Bu Ernawati memang pernah menjadi jamaah haji sepuluh tahun lalu atau tepat pada 2014," kata anak korban Muhammad Iskandar kepada Serambinews.com dan Prohaba.co, Rabu (22/5/2024).

Pelaku kemudian meminta uang atau emas 26 mayam kepada korban dengan alasan untuk mencairkan bantuan atau hadiah dimaksud. 

Namun, saat itu korban hanya memiliki tiga mayam emas berupa cincin yang dipakai dijarinya. 

Korban yang sudah terpengaruh dan setengah sadar langsung memberikan cicin emas itu kepada pelaku. Setelah memberikan cincin pelaku langsung berangkat pergi.

Setelah itu Ernawati baru sadar cincin emasnya telah ia diserahkan kepada pelaku. 

Ia kemudian mendatangi Kemenag dengan tujuan untuk mengambil hadiah sebagaimana dimaksud Nasruddin.

Namun, sesampainya di Kemenag Aceh Timur, pihak Kemenag merasa keheranan karena selama ini Kemenag tidak memberikan hadiah apa pun. Apalagi hadiah untuk mantan jamaah haji

Pihak Kemenag juga menjelaskan tidak ada staf yang bernama Nasruddin. 

Nah, baru pada saat itu korban sadar penuh dirinya jadi korban penipuan. 

Kepala Kemenag Aceh Timur, Salamina, yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan ada seorang wanitia  bernama Ernawati ke Kemenag untuk menayakan hadiah atau bantuan dimaksud.

"Ia benar staf kami tadi menyampaikan bahwa ada warga Aceh Timur yang mendatangi kantor untuk menanyakan bantuan dan ternyata beliau korban penipuan," tuturnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved