Rabu, 3 Juni 2026

Pesawat Jatuh

Dalam Sehari Dua Pesawat Jatuh di Brasil dan Chili, 68 Orang Tewas dan Puluhan Luka-Luka

Kali ini, dua pesawat jatuh dalam sehari di dua Lokasi berbeda pada Jumat (9/8/2024). Akibat kejadian itu, 68 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Tayang:
Editor: Jamaluddin
AFPMIGUEL SCHINCARIOL
Penampakan dari udara reruntuhan pesawat ATR 72-500 yang dioperasikan maskapai Voepass setelah jatuh di Kota Vinhedo, Negara Bagian Sao Paulo, Brasil, pada Jumat (9/8/2024) waktu setempat. Seluruh penumpang (57 orang) dan empat awak tewas dalam kecelakaan itu. 

Pesawat ATR 72-500 yang dioperasikan oleh maskapai Voepass itu sedang dalam perjalanan dari Cascavel di Negara Bagian Parana menuju bandara internasional Guarulhos di Sao Paulo ketika jatuh di Kota Vinhedo. 

PROHABA.CO, SAO PAULO - Kecelakaan pesawat kembali terjadi.

Kali ini, dua pesawat jatuh dalam sehari di dua Lokasi berbeda pada Jumat (9/8/2024).

Akibat kejadian itu, 68 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Pesawat milik maskapai Veopass yang jatuh di Negara Bagian Sao Paulo, Brasil, menewaskan 61 orang.

Sementara tujuh orang lainnya tewas ketika pesawat kecil Piper Navajo yang mereka tumpangi jatuh di Chili Selatan.

Maskapai Veopass mengonfirmasi bahwa pesawat mereka yang jatuh di Negara Bagian Sao Paulo, Brasil, pada Jumat (9/8/2024), menewaskan 61 orang yang terdiri atas dari 57 penumpang dan empat kru.

Voepass awalnya mengatakan pesawat tersebut mengangkut 58 penumpang, namun sebuah pernyataan di situs web maskapai tersebut merevisi angkanya menjadi 57 orang.

Pesawat ATR 72-500 yang dioperasikan oleh maskapai Voepass itu sedang dalam perjalanan dari Cascavel di Negara Bagian Parana menuju bandara internasional Guarulhos di Sao Paulo ketika jatuh di Kota Vinhedo. 

Sebagaimana dilansir AFP, gambar-gambar yang disiarkan di media lokal menunjukkan sebuah pesawat besar berputar saat jatuh hampir secara vertikal.

Sementara rekaman lainnya menunjukkan kolom besar asap membumbung tinggi dari lokasi jatuhnya pesawat yang tampaknya merupakan daerah permukiman.

"Tidak ada yang selamat," kata Pemerintah Kota Valinhos yang terlibat dalam operasi penyelamatan dan pemulihan di Vinhedo dalam sebuah email yang dikirim ke AFP.

Vinhedo adalah kota dengan jumlah penduduk sekitar 76.000 orang terletak sekitar 80 kilometer barat laut Sao Paulo.

"Mayat-mayat sedang dibawa ke kamar mayat," kata Pemerintah Kota Vinhedo.

Sebelum jumlah korban tewas resmi diumumkan, Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, dalam sebuah acara di Negara Bagian Santa Catarina mengatakan bahwa tampaknya tidak ada yang selamat, dan menyerukan untuk mengheningkan cipta bagi para korban. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved