Kamis, 9 April 2026

Politik

Agus Khadafi Tegaskan Hanya Empat Pengurus PA Aceh Timur Yang Mundur

Agus Khadafi, Jubir Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Aceh Timur, menepis kabar yang menyebutkan banyak pengurus PA yang mengundurkan diri

Penulis: Khairil Insan | Editor: Muliadi Gani
Serambinews.com
Juru bicara DPW PA Aceh Timur, Agus Khadafi. Pengurus PA Aceh Timur Mundur, Jubir: Tidak Ramai, Hanya Empat Orang. 

PROHABA.CO - Dalam konteks dinamika politik di Aceh, pengunduran diri sejumlah pengurus Partai Aceh (PA) Aceh Timur menjadi sorotan.

Meskipun ada kabar yang mengindikasikan bahwa banyak pengurus yang meninggalkan partai, Agus Khadafi, Juru Bicara DPW PA Aceh Timur, menegaskan bahwa situasi tersebut tidak seburuk yang diberitakan.

Dengan hanya empat orang yang mundur karena perbedaan pandangan, Agus mengingatkan bahwa pergeseran dalam struktur partai adalah hal yang biasa dan tidak akan mempengaruhi kekuatan politik PA secara keseluruhan.

Dikutip dari Serambinews.com,  Agus Khadafi, Juru Bicara Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Aceh Timur, menepis kabar yang menyebutkan banyak pengurus PA yang mengundurkan diri

Ia menegaskan bahwa hanya empat orang yang mundur karena perbedaan pandangan politik.

Baca juga: PA Usung Ayahwa dan Tarmizi Panyang sebagai Balon Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara dalam Pilkada 2024

Dalam keterangan resmi yang diterima oleh Serambi pada Selasa (27/8/2024), Agus menyatakan bahwa pemberitaan yang mengklaim pengurus PA Aceh Timur ramai mundur adalah berlebihan.

"Tidak ramai, yang mundur hanya empat orang, jadi tidak benar jika disebut ramai-ramai," ujarnya.

Adapun nama-nama yang mengundurkan diri adalah Mansur Abubakar, Taufik, Husni Husen, dan H Sulaiman Tole, yang kini mencalonkan diri sebagai Bupati Aceh Timur.

"Mereka telah memilih jalur politik yang berbeda, dan hal ini biasa terjadi tanpa memengaruhi kekuatan politik Partai Aceh," lanjut Agus.

Agus menegaskan bahwa Partai Aceh adalah simbol perjuangan Aceh, mengingatkan pada masa ketika mereka masih bergerilya di bawah didikan Almarhum Paduka Nyang Mulia Wali Nanggroe Aceh, "Tgk. Chik Dr. Hasan Bin Muhammad Di Tiro".

Baca juga: Sebelum Putuskan Maju di Pilkada Jakarta 2024, Pramono Sempat Telepon Anies, Ini Isi Pembicaraannya

Baca juga: Selundupkan Sabu di Sepatu, Dua Pria Ditangkap di Bandara SIM, Segini Upahnya 

"Setelah peperangan bersenjata, kita dihadapkan dengan perang politik, dan setelahnya akan ada lagi perang ekonomi," tegasnya.

Agus juga menilai bahwa pengunduran diri pengurus partai adalah hal yang lumrah dan kerap terjadi, tidak hanya di Partai Aceh tetapi juga di partai-partai lain.

"Kami tegaskan bahwa tidak ada dampak signifikan terhadap pencalonan Muzakir Manaf dan Fadlullah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, serta Iskandar Usman Al Farlaky dan Zainal Abidin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur untuk periode 2025-2030," pungkasnya.

Sebagai pengurus partai, lanjut Agus, seharusnya mereka tetap berpegang teguh pada AD-ART Partai dan tidak membuat manuver politik yang bisa merusak citra perjuangan partai.

Baca juga: Fachrul Razi Diusung sebagai Calon Wali Kota Sabang Oleh Partai Aceh, Tapi Siapa Pendampingnya?

Baca juga: PDIP Resmi Dukung Mualem di Pilkada Aceh 2024, Surat Rekomendasi Diserahkan Megawati

Baca juga: Pj Bupati Aceh Timur Bahas Percepatan Penyelesaian Qanun Minyak dan Gas dengan Pemerintah Aceh

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul “Pengurus PA Aceh Timur Mundur, Jubir: Tidak Ramai, Hanya Empat Orang”.

(Prohaba.com/Khairil Insan)

(Penulis adalah Mahasiswa Internship Prodi Ilmu Politik UIN Ar-Raniry Banda Aceh)

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved