Kamis, 9 April 2026

Mengapa Israel Menyerang Lebanon dan Apa Bahayanya?

Ratusan warga Lebanon tewas, banyak yang terluka, dan ribuan lainnya mengungsi saat mereka berusaha mencari tempat yang aman untuk menyelamatkan diri.

Editor: Muliadi Gani
AFP/RABIH DAHER
Asap menbubung di lokasi serangan udara Israel di Marjeyoun, Lebanon selatan, Selasa (24/9/2024). Serangan Israel ke Lebanon, basis Hizbullah, menewaskan sedikitnya 558 orang termasuk 50 anak-anak. | KOmandan tinggi Hizbullah Ibrahim Kobeissi Tewas dalam serangan Israel ke Lebanon 

PROHABA.CO, BEIRUT -  Pasukan Israel telah menyerang lokasi militer di Lebanon selatan yang digunakan untuk menembakkan roket. 

Serangkaian serangan udara Israel di Lebanon mengakibatkan warga sipil tewas dan mengalami luka-luka.

Dalam 48 jam terakhir, Israel telah melakukan serangkaian serangan udara di Lebanon

Ratusan warga Lebanon tewas, banyak yang terluka, dan ribuan lainnya mengungsi saat mereka berusaha mencari tempat yang aman untuk menyelamatkan diri.

Menyebutnya sebagai bagian dari “fase baru” perang di Gaza, tentara Israel mengatakan telah menyerang lebih dari 1.000 target di Lebanon, mengeklaim bahwa itu adalah benteng Hizbullah atau fasilitas militer yang ditempatkan di rumah-rumah penduduk.

Apa yang terjadi dan kapan? Dilansir Al Jazeera, Israel baru saja membunuh sedikitnya 558 warga Lebanon. Di antara korban tewas terdapat 50 anak-anak dan 94 wanita, sementara sekitar 2.000 orang terluka, kata Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon.

Lebih dari 10.000 orang telah dipaksa mengungsi dari rumah mereka dalam serangan paling ganas yang pernah dialami Lebanon sejak perang saudara 1975- 1990.

Serangan pertama Israel ke Lebanon dilaporkan pada Senin (23/9/2024) pukul 6.30 pagi, menghantam daerah tak berpenghuni di dekat Byblos, sebelah utara Beirut.

Lebih dari 1.300 serangan terhadap apa yang diklaim Israel sebagai target militer Hizbullah menyusul.

Serangan-serangan itu masih terus berlangsung.

Di bagian Lebanon mana saja yang diserang Israel? Pemetaan satelit atas serangan yang dilakukan oleh Al Jazeera menunjukkan serangan di seluruh Lebanon, dengan konsentrasi tertinggi di bagian selatan dan Lembah Bekaa, di mana pengaruh Hizbullah dianggap paling kuat.

Sebelum serangan, sekitar 80.000 panggilan telepon dari tentara Israel kepada warga Lebanon, terutama di selatan, dilaporkan, mendesak mereka untuk mengungsi dari rumah mereka dan mencari tempat yang “aman”.

Hasilnya adalah kepanikan, kekacauan, dan kemacetan, dengan jalan utama pesisir menuju ibu kota, Beirut, macet selama beberapa kilometer karena penduduk mencoba melarikan diri dari serangan yang akan datang. 

Baca juga: 90 Proyektil Ditembakkan dari Lebanon ke Israel, Ini Pemicunya

Mengapa Israel menyerang Lebanon?

Israel mengatakan bahwa mereka menyerang Hizbullah agar dapat mengembalikan warganya yang mengungsi ke utara.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved