Selasa, 5 Mei 2026

Mengapa Israel Menyerang Lebanon dan Apa Bahayanya?

Ratusan warga Lebanon tewas, banyak yang terluka, dan ribuan lainnya mengungsi saat mereka berusaha mencari tempat yang aman untuk menyelamatkan diri.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AFP/RABIH DAHER
Asap menbubung di lokasi serangan udara Israel di Marjeyoun, Lebanon selatan, Selasa (24/9/2024). Serangan Israel ke Lebanon, basis Hizbullah, menewaskan sedikitnya 558 orang termasuk 50 anak-anak. | KOmandan tinggi Hizbullah Ibrahim Kobeissi Tewas dalam serangan Israel ke Lebanon 

Hizbullah dan Iran telah bekerja sama sejak Hizbullah didirikan sebagai tanggapan atas invasi Israel ke Lebanon pada tahun 1982.

Israel telah melancarkan pertempurannya dengan kelompok-kelompok seperti Hamas dan Hizbullah sebagai bagian dari pertempuran yang lebih luas melawan Iran.

Israel, meskipun tidak pernah mengakui memiliki senjata nuklir, diperkirakan memiliki 90 hulu ledak nuklir. 

Iran, meskipun belum memiliki senjata nuklir, dianggap semakin dekat ke arah sana setelah perjanjian untuk membatasi program nuklir negara itu dibubarkan oleh mantan presiden AS Donald Trump pada tahun 2018.

Terlepas dari itu, Iran memiliki salah satu militer terbesar dan terkuat di kawasan ini serta jaringan aliansi dengan berbagai kelompok, termasuk Houthi di Yaman dan Hamas di Gaza.

(Kompas.com)

Baca juga: Pembalasan atas Pembunuhan Fuad Shukr Dimulai, Hizbullah Bombardir Israel Pakai 320 Roket Katyusha

Baca juga: Hizbullah Tembak Jatuh Drone Israel yang Terbang di Wilayah Lebanon, Ini Spesifikasi Hermes 900

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengapa Israel Menyerang Lebanon? Seperti Apa Potensi Berbahayanya?", 

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved