Mendikdasmen Beri Penjelasan Tentang Reformasi Pendidikan di Indonesia
Apakah kurikulum merdeka akan tetap dilakukan di pemerintahan Abdul Mu'ti? Hal ini membuat orang bertanya tanya terkait hal tersebut
Penulis: Afifah Azzahrah | Editor: Muliadi Gani
PROHABA-CO - Resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Abdul Mu'ti diangkat menjadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) sejak 20 Oktober 2024.
Sejak Abdul Mu'ti dilantik tidak sedikit yang bertanya perihal tentang kurikulum merdeka apakah akan di hapus atau tetap dilanjutkan.
Hal ini membuat orang bertanya tanya terkait hal tersebut, tidak hanya itu komentar positif dan negative juga ikut serta terhadap hal ini.
Dilansir dari Prohaba.co pada kanal Youtube METRO TV (09/11/2024), pada dialog Vellencia Melvinsy dan Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti.
Mereka membahas tentang kurikulum merdeka, kemudian soal yang berkaitan dengan karakter peserta didik, dan soal yang berhubungan dengan perlindungan guru.
Menanggapi hal tersebut Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa kemungkinan nanti akan undang para peneliti terkait asesmen nasional dan ujian nasional serta zonasi PPDB, dan Insyaa Allah akan mengundang para kepala dinas seluruh Indonesia.
“Paling tidak sebulan ini berusaha menjadi pendengar yang baik jadi kami beraudiensi bertemu bersilaturahmi dengan para penyelenggara pendidikan, kemudian nanti kami juga akan mengundang para peneliti untuk menyampaikan hasil hasil kerja mereka mengenai asesmen nasional ujian nasional dan sebagainya, Kemudia terkait dengan jalur zonasi PPDB kami juga nanti Insyaa Allah hari senin yang akan datang akan mengundang para kepala dinas seluruh Indonesia untuk memberikan evaluasi kepada kami dan apa saran saran mereka untuk masa yang akan datang,” katanya.
Baca juga: Pesiden Prabowo akan Bagikan Becak Listrik Gratis Kepada Tukang Becak
Mengenai kurikulum merdeka dan ujian nasional Abdul Mu’ti juga menanggapi bahwa kedua hal tersebut masih dalam proses melakukan pengkajian terhadap pro dan kontra di masyarakat.
“Sekarang ini kami masih dalam proses melakukan pengkajian terhadap berbagai kebijakan yang menjadi pro kontra di masyarakat, yang pertama soal ujian nasional kemudian soal kurikulum merdeka,” ujarnya.
Selanjutnya soal mengenai yang berhubungan dengan perlindungan guru, Abdul Mu’ti juga mengatakan untuk bagaimana guru punya kemampuan pedagogic yang lebih baik menurutnya.
“Pertama guru guru kita ini memang perlu meningkatkan kemampuan dalam penanganan disiplin anak menangani disiplin itu tidak harus dengan menggunakan hukuman atau misalnya ada hukuman pun itu bisa hukuman yang edukatif, guru guru kita ini punya kemampuan konseling sehingga nanti akan ada pelatihan guru guru bimbingan konseling,” sambungnya.
Dalam video tersebut Abdul Mu’ti juga mengatakan di semester depan dibulan januari itu adalah kami menyebut dengan gerakan kebiasaan anak Indonesia hebat, kalau ini kan tidak merubah apa apa kan kami hanya membangun tadi membangun karakter dengan cara yang lebih rileks.
Baca juga: Apakah Mengonsumsi Micin Membuat Kita Jadi Bodoh? Berikut Penjelasan dr Tirta
Berkaitan dengan pendidikan karakter, Abdul Mu’ti menyebutkan ada lima kebiasaan yang harus dilakukan anak Indonesia.
Abdul Mu’ti menyebutkan Kebiasaan yang dilakukan anak Indonesia adalah dengan bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, dan bermasyarakat.
“Pertama kebiasaan bangun pagi, yang kedua itu beribadah sholat Insyaa Allah juga awal waktu, kemudian yang ketiga itu berolahraga ringan saja gerak gerak ringan tengokkan kekanan ke kiri angkat kaki ambil nafas itu pengaruhnya sangat besar dan itu harus dibangun, kemudian yang ke empat gemar belajar, dan yang ke lima bermasyarakat nah tadi saya maksud anak anak ini tidak boleh hanya sekolah saja dia perlu bermain di masyarakat bahkan nanti kita rancang mungkin perlu ada sekolah sekolah ini itu ada pengabdian masyarakat misalnya bakti sosial dimana bersih bersih lingkungan atau mungkin kunjungan ke pantai asuhan kunjungan tempat layanan sosial sehingga tumbuh jiwa sosialnya,” pungkasnya.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
kurikulum merdeka
Abdul Muti
menteri pendidikan
Reformasi Pendidikan
Pemerintahan Prabowo Subianto
Mendikdasmen
| Mendikdasmen Nyanyi Bareng Siswa di Bireuen, Serahkan Laptop dan Jumpai Dewan Guru |
|
|---|
| Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sampaikan Tausiyah Subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon |
|
|---|
| Kemendikdasmen Terbitkan Surat Edaran, Pendidikan Harus Tetap Berjalan Meski Ada Bencana |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Luncurkan Reformasi Pendidikan Jawa Barat 2025, Utamakan Karakter dan Profesionalisme |
|
|---|
| Pemerintah Resmi Umumkan Ujian Nasional Digelar November 2025, Begini Penjelasan Mendikdasmen |
|
|---|