Sabtu, 16 Mei 2026

Kesehatan

Kenali Makanan Sehari-hari yang dapat Memicu kanker, Perlu Dibatasi dan Waspadai

Beberapa jenis makanan, terutama yang mengandung bahan berbahaya atau dimakan secara berlebihan, dapat meningkatkan berkembangnya sel kanker.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aisyah Hartin | Editor: Muliadi Gani
kompas.com
ilustrasi junk food 

PROHABA.CO - Makanan yang kita konsumsi sehari-hari dapat mempengaruhi kesehatan tubuh, termasuk risiko terkena kanker.

Beberapa jenis makanan, terutama yang mengandung bahan kimia berbahaya atau dimakan secara berlebihan, dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya sel-sel kanker dalam tubuh.

Kanker merupakan penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian.  

Menurut para ahli, beberapa jenis kanker dapat dicegah dengan menerapkan gaya hidup sehat, salah satunya membatasi makanan penyebab kanker.

Dilansir dari Better Health, kurang mengonsumsi sayur dan buah menjadi salah satu faktor risiko kanker, mulai dari kanker paru, kanker prostat, hingga kanker rahim.

Dilansir dari HelloSehat dan SiloamHospitals, berikut ini beberapa daftar makanan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker pada seseorang.

1. Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji atau fast food cenderung tinggi lemak, gula, serta garam yang berpotensi membuat seseorang mengalami kelebihan berat badan hingga obesitas.

Pengidap obesitas mengalami peradangan kronis tingkat rendah di dalam tubuhnya.

Peradangan yang berlangsung dalam waktu lama dapat memicu kerusakan atau mutasi DNA.

Kondisi ini pada akhirnya dapat meningkatkan risiko anda untuk terkena berbagai macam jenis kanker.

Baca juga: Catat, Ini 5 Makanan yang Bisa Menyebabkan Kanker jika Dikonsumsi Berlebihan dalam Jangka Panjang

2. Makanan yang dibakar atau dipanggang

Proses pembakaran dan pemanggangan makanan dapat menghasilkan hirokarbon aromatik polisiklik (PAH).

Zat ini dapat terbentuk saat daging dimasak menggunakan suhu yang tinggi.

Terdapat juga zat amina heterosiklik (HCA) yang terbentuk saat gula dan kreatini (zat yang ditemukan dalam otot) bereaksi pada suhu tinggi.

Menurut laporan National Cancer Institute, HCA dan PAH bersifat mutagenik, yang bisa memicu perubahan DNA yang meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.

PAH dalam makanan yang dibakar akan semakin tinggi jika makanan tersebut diproses dalam waktu yang lebih lama.

3. Daging merah

Menurut beberapa penelitian, mengonsumsi daging merah secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker.

Makanan ini mengandung lemak jenuh dan tinggi kolesterol yang tidak baik untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Risiko kanker akibat daging merah akan semakin meningkat jika diolah dengan cara dibakar, digoreng, atau dipanggang.

Hal ini dikarenakan metode tersebut dapat mendorong pembentukan zat atau senyawa karsinogenik yang dapat memicu timbulnya risiko beberapa jenis kanker, seperti kanker kolorektral dan kanker lambung.

4. Makanan asin atau tinggi garam

Makanan asin atau tinggi garam adalah salah satu jenis makanan yang disukai oleh banyak kalangan.

Namun, mengonsumsi makanan asin ini ternyata tidak baik untuk kesehatan karena dapat meningkatkan risiko kanker.

Garam memiliki efek karsinogenik yang dapat mendorong pertumbuhan sel kanker, terutama pada pengindap infeksi Helicobacter pylori.

Konsumsi makanan asin berlebih dapat meningkatkan laju poliferasi, sehingga sel jadi lebih aktif membelah.

Hal ini yang memungkinkan sel tumbuh atau berubah secara abnormal dan menyebabkan kanker.

Baca juga: Simak 6 Manfaat Kurma untuk Kesehatan, Bantu Cegah Kanker

5. Makanan instan

Makanan instan atau makanan kemasan cukup berbahaya bagi kesehatan tubuh, bahkan dapat memicu kanker payudara.

Sisi bagian dalam kaleng umumnya dilapisi oleh bisphenol-A (BPA), yaitu bahan kimia yang kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Selain itu, salah satu makanan penyebab kanker ini mengandung zat akrilamida yang berpotensi memicu kanker.

Beberapa zat bahaya lainnya yang biasa terkandung dalam makanan instan adalah pemanis buatan (aspartam dan acesulfame-K), bahan pengawet (sodium benzoat), dan sodium nitrit.

6. Makanan tinggi gula

Berikutnya ada makanan tinggi gula dan dan karbohidrat olahan seperti sereal manis, kue, nasi putih, hingga roti tawar.

Makanan tersebut dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas, di mana kondisi ini erat kaitannya dengan peradangan dan stres oksidatif yang berisiko memicu kanker.

Meskipun dikatakan sebagai makanan pemicu kanker, bukan berarti Anda dilarang mengonsumsinya, namun Anda perlu untuk membatasinya.

7. Gorengan

Gorengan sering kali dikaitkan dengan masalah kesehatan, seperti meningkatkan kolesterol tinggi hingga kanker.

Makanan yang diproses menggunakan suhu tinggi diketahui dapat meningkatkan risiko kanker.

Gorengan termasuk dalam makanan bertepung, jika diolah dengan suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa akrilamida yang sifatnya karsinogenik.

Senyawa ini dapat merusak DNA dan menyebabkan kematian atau mutasi sel.

Bukan hanya kanker, konsumsi gorengan berlebihan juga dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas.

Dengan mengetahui makanan yang dapat meningkatkan risiko kanker, diharapkan anda mulai memperbaiki pola makan Anda, menggantikan pola makan di atas dengan makanan yang lebih sehat.

(Penulis merupakan mahasiswi internship dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh)

Baca juga: Mengenal Kanker Paru-paru: Kanker Penyumbang Kematian Terbesar

Baca juga: Merokok Bisa Berisiko Terkena Kanker Ginjal Semakin Meningkat, Umumnya Terkena Pada Laki-laki

Baca juga: Mengonsumsi Makanan Pedas Saat Berbuka Puasa: Kenali Dampaknya bagi Tubuh Anda

 

Artikel ini telah tayang dengan judul 7 Makanan yang Dapat Meningkatkan Risiko Kanker, Batasi Mulai Sekarang 

Update berita lainnya di Prohaba.co dan Google News

 

Sumber: Tribun health
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved