Kamis, 14 Mei 2026

Internasional

Pertama Kali dalam Sejarah, Salju Turun di Gurun Al-Jawf Arab Saudi

Al-Jawf, sebuah wilayah gurun di Arab Saudi, mengalami fenomena yang sangat langka yaitu turunnya hujan salju. 

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
X/Nurlan Mededov
Al-Jawf, sebuah wilayah gurun di Arab Saudi, mengalami fenomena yang sangat langka: hujan salju pertama yang tercatat dalam sejarah.(X/Nurlan Mededov) 

PROHABA.CO, RIYADH - Arab Saudi menjadi salah satu negara terpanas di dunia. Namun, untuk pertama kalinya dalam sejarah, salju turun di wilayah utara Arab Saudi. Tepatnya di gurun Al-Jawf.

Fenomena unik ini tentu menghebohkan masyarakat setempat, bahkan dunia.

Al-Jawf, sebuah wilayah gurun di Arab Saudi, mengalami fenomena yang sangat langka yaitu turunnya hujan salju

Ini merupakan hujan salju pertama di Arab Saudi yang tercatat dalam sejarah. 

Turunnya hujan salju itu membuat padang pasir yang biasanya kering berubah menjadi pemandangan musim dingin yang mengejutkan.

Butiran salju yang menutupi bukit pasir sudah memenuhi media sosiadengan foto-foto yang memukau dan video-video viral, memperlihatkan kontras tajam antara hamparan salju putih dengan warna emas khas gurun.

Baca juga: Dampak Badai Salju di AS, 14 Orang Tewas

Dilansir dari CNBCTV18, hujan salju ini bukanlah kejadian biasa.

Menurut laporan dari Pusat Meteorologi Nasional (NCM) Uni Emirat Arab, salju muncul setelah badai hujan deras dan hujan es yang melanda beberapa daerah di Arab Saudi.

Sistem tekanan rendah yang berkembang di Laut Arab diyakini membawa massa udara lembap yang saat bertemu dengan panasnya gurun menghasilkan kombinasi hujan, es, dan akhirnya terjadi hujan salju.

Foto-foto dan video yang tersebar di media sosial memperlihatkan bukit-bukit pasir yang tertutup salju, mengubah suasana gurun yang gersang menjadi pemandangan bak Pegunungan Alpen, dengan sentuhan gurun pasir yang khas.

Baca juga: Gurun Sahara, Gurun Pasir Terbesar di Dunia yang Berada di Afrika bagian Utara

“Siapa yang menyangka bisa menikmati pemandangan salju di gurun?” ujar salah seorang pengguna media sosial.

Namun, cuaca ekstrem ini belum berakhir.

Badan cuaca Arab Saudi memperingatkan penduduk untuk bersiap menghadapi badai petir, hujan es, dan angin kencang yang diprediksi akan melanda beberapa hari ke depan. 

Meskipun kejadian salju ini memberikan momen mengejutkan, warga diminta untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem dapat mengurangi jarak pandang dan berpotensi mengganggu transportasi.

Saat ini, Al-Jawf menikmati pemandangan yang sangat jarang terlihat di padang pasir, mungkin bahkan mengubah cara pandang tentang perubahan iklim bagi sebagian orang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved