Selasa, 28 April 2026

Berita Kriminal

Rumah Bersalin di Yogyakarta Jadi Tempat Jual Beli Bayi, Modus Adopsi

Dua orang wanita berinisial DM (77) dan JE (44), di Yogyakarta ditangkap polisi atas kasus penjualan bayi secara ilegal pada Kamis (12/12/2024). 

Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA
Dua orang pelaku perdagangan bayi, inisial DM usia 77 tahun warga Kota Yogyakarta dan JE usia 44 tahun yang tinggal di Sleman saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolda DIY, Kamis (12/12/2024). 

Sebelumnya, seorang bidan dan pemilik tempat bersalin di daerah Tegalrejo, Kota Yogyakarta, melakukan perdagangan bayi.

Modus yang dilakukan oleh kedua pelaku adalah adopsi ilegal. 

Dua pelaku yang ditangkap yakni inisial DM (77), warga Kota Yogyakarta yang merupakan pemilik rumah bersalin; dan JE (44), yang tinggal di Sleman.

Pelaku inisial JE adalah bidan yang bekerja di rumah bersalin tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapati modus yang dilakukan oleh kedua pelaku adalah adopsi ilegal.

Di rumah bersalin tersebut, para pelaku menerima dan merawat bayi

Mereka menerima bayi dari orangtua yang tidak menghendaki bayinya dan kemudian menawarkan adopsi ilegal di media sosial.

“Modusnya mencari para adopter atau orang yang akan mengadopsi, para pasangan yang akan mengadopsi ke yang bersangkutan,” ujar Dirreskrimum Polda DIY Kombes FX Endriadi dalam jumpa pers, Kamis (12/12/2024). 

Baca juga: ART Korban TPPO Lompat dari Lantai 3 Rumah Majikannya di Tangerang, Alami Patah Kaki

Baca juga: ‘Muhammad’ Jadi Nama Terpopuler untuk Bayi Laki-Laki di Inggris dan Wales, Kalahkan Noah

Baca juga: Lagi, Warga Gandapura Bireuen Temukan Bayi Laki-laki di Pondok Pinggir Jalan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rumah Bersalin Jadi Tempat Jual Beli Bayi di Yogyakarta, Warga Sekitar Kaget", 

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved