Kamis, 18 Juni 2026

Gadis Aceh Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang dan Dirudapaksa di Malaysia

Nasib pilu di alami seorang gadis berusia 17 tahun asal Pidie, menjadi korban perdagangan orang (human trafficing) di Malaysia.

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Tangkap layar video
Gadis berusia 17 tahun berinisial (PAF) asal Kabupaten Pidie, diduga menjadi korban perdagangan orang (human trafficing) dan pemerkosaan di Malaysia. 

Sehingga hal yang fatal seperti ini tidak lagi menimpa anak bangsa,” katanya. 

Bukhari menambahkan, terkait kasus ini pihaknya juga sudah menghubungi pihak Kedutaan RI di Malaysia.

“Mereka siap untuk meminta pertanggung jawaban kepada catatan sipil dan imigrasi terkait dokumen korban yang dipalsukan itu lolos dari verifikasi,” pungkasnya.

Baca juga: Dijadikan Jaminan Transaksi Narkoba,Pemuda Tamiang Disekap di Malaysia,Keluarga Minta Bantu Haji Uma

Senator Aceh Azhari Cage Kecam Perdagangan Orang Aceh ke Malaysia

Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Aceh, Azhari Cage, dengan tegas mengecam tindakan perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan perempuan asal Aceh ke Malaysia.

 Ia menyebut perbuatan tersebut sebagai tindakan biadab dan tidak bermoral yang mencoreng nilai-nilai kemanusiaan dan adat istiadat Aceh.

"Sungguh biadab dan tidak bermoral! Mereka yang memperjualbelikan anak-anak perempuan Aceh untuk dijadikan pelacur di Malaysia telah mengkhianati nilai-nilai kemanusiaan dan adat istiadat Aceh.

Bukannya menjaga sesama masyarakat Aceh, malah tega menjualnya ke negeri orang," tegas Azhari Cage.

Ia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Daerah (Polda) Aceh dan Polri, untuk segera mengusut tuntas kasus ini hingga ke akarnya

"Saya meminta agar para pelaku diberikan hukuman berat yang setimpal dengan perbuatannya.

Dimana moral mereka yang tega menjual anak-anak Aceh untuk dijadikan pelacur? Ini tindakan terkutuk dan tidak bisa ditolerir," lanjutnya.

Selain meminta penegakan hukum, Azhari Cage juga menyerukan kepada pemerintah Aceh yang baru serta Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini.

Ia menegaskan pentingnya menciptakan lapangan kerja di Aceh sebagai solusi untuk mengatasi pengangguran dan mencegah masyarakat Aceh dari praktik perdagangan orang.

"Tugas utama pemerintah Aceh yang baru adalah membuka lapangan kerja agar masyarakat Aceh tidak terjerumus ke dalam jurang kemiskinan.

Hasil kekayaan Aceh harus dinikmati oleh masyarakat Aceh sendiri," tegasnya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved