Rabu, 20 Mei 2026

Travel

IslamiCruise Kembali ke Banda Aceh Awal Tahun 2026 dengan Lebih dari 6.000 Peserta

IslamiCruise akan kembali dengan membotong lebih dari 6.000 peserta untuk berlabuh dan tur wisata di Banda Aceh

Tayang:
Penulis: Amelia Puspa Trinanda | Editor: Muliadi Gani
KOMPAS.COM
IslamiCruise - Kapal pesiar Islami pertama di dunia yang akan berkunjung kembali di Banda Aceh awal tahun 2026, setelah kunjungan pertamanya pada tahun 2017. 

IslamiCruise Kembali ke Banda Aceh Awal Tahun 2026 dengan Lebih dari 6.000 peserta 

PROHABA.CO - IslamiCruise, kapal pesiar berkonsep Islami pertama di dunia, akan kembali mengunjungi Banda Aceh pada awal tahun 2026 setelah pertama kali berlabuh pada 2017.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rute pelayaran internasional yang menghubungkan Malaysia - Jeddah, Arab Saudi, dan menjadi salah satu sorotan dalam industri pariwisata Islami global.

Pada tahun 2017, kunjungan IslamiCruise di Banda Aceh dikarenakan adanya kerja sama dengan pemerintahan Indonesia dan sebagai bagian dari kampanye Visit Indonesia 2017.

"Kunjungan IslamiCruise ke Banda Aceh pada 2017 merupakan kerjasama kami dengan pemerintah Indonesia dalam rangka kampanye Visit Indonesia 2017.

Kunjungan kami tercantum sebagai salah satu acara utama pada kampanye tersebut," kata Founder IslamiCruise, Suhaimi Abd Ghafer, saat ditemui di Jakarta, Kamis (27/2/2025), dikutip dari Kompas.com.

Suhaimi  juga mengatakan bahwa pada kunjungan pertama, mereka mendapat dukungan besar karena pada saat itu IslamiCruise berhasil membawa 1.100 peserta tur untuk menjelajahi destinasi wisata yang ada di Banda Aceh.

Selain itu, pada kunjungan yang kedua ini, IslamiCruise akan kembali membotong lebih dari 6.000 peserta untuk berlabuh dan tur wisata di Banda Aceh. 

Baca juga: Viral! Tiga Pelajar di Bener Meriah Dikeroyok dalam Masjid, Korban Dipukuli Hingga Tendang Kepala

Tur Kapal Pesiar Islami pertama di dunia

IslamiCruise, yang pertama kali berlayar pada tahun 2014, mengusung konsep pelayaran islami yang berbeda dari kapal pesiar konvensional.

Selama pelayaran, peserta akan menikmati berbagai aktivitas religius, seperti shalat berjamaah di atas kapal pada waktu Subuh dan Maghrib, dengan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang memukau.

Selain itu, di atas kapal juga terdapat kajian islami yang dipandu oleh berbagai tokoh agama, termasuk Ustad Abdul Somad.

Pelayaran IslamiCruise terdiri dari dua rute utama: pertama, dari Jeddah, Arab Saudi menuju Port Klang, Malaysia, dengan pemberhentian di Salalah, Oman, Maladewa (Maldives), dan Banda Aceh.

Rute kedua dimulai dari Port Klang, Malaysia, menuju Jeddah, Arab Saudi, dengan pemberhentian serupa.

Masing-masing perjalanan berlangsung selama 13 malam, yang berarti total perjalanan pulang pergi memakan waktu 26 malam.

Kapal pesiar IslamiCruise, yang memiliki 18 dek, dapat menampung hingga 3.362 peserta, dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah seperti 15 restoran, dua kolam renang, dan 12 lounge.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved