Kucing Bengal
Kucing Bengal Ditemukan Punya Bulu Berkilau seperti Berlian
Kucing domestik memang tampak tidak banyak berubah dari nenek moyang liarnya, berbeda dengan anjing yang menunjukkan keragaman luar biasa mulai ...
PROHABA.CO - Kucing Bengal sepintas kita lihat mirip macan tutul, bahwa penampilan mereka sebagian besar berasal dari kucing peliharaan.
Kucing Bengal, hewan peliharaan domestik ini yang bermotif marmer dan berbintik-bintik eksotis membuat mereka tampak seperti kucing hutan yang kecil dan ramping.
Namun asal muasal bulu tersebut – yang diasumsikan berasal dari gen kucing macan tutul Asia yang dikawinkan dengan kucing rumahan – ternyata kurang eksotik.
Kucing domestik memang tampak tidak banyak berubah dari nenek moyang liarnya, berbeda dengan anjing yang menunjukkan keragaman luar biasa mulai dari Great Dane yang besar hingga Chihuahua mini.
Meski demikian, beberapa ras kucing menyimpan rahasia genetik yang sangat menarik.
Salah satu yang paling memesona adalah kucing Bengal.
Sekilas, pola bulu kucing Bengal yang menyerupai macan tutul memberi kesan bahwa ras ini berasal dari nenek moyang purba.
Namun, faktanya, Bengal adalah ras baru yang dikembangkan di California pada tahun 1963.
Baca juga: Unik dan Langka, Ini Empat Ras Kucing Berbulu Keriting, Berikut Daftarnya
Ras ini merupakan hasil persilangan antara kucing domestik (Felis catus) dan kucing macan Asia (Prionailurus bengalensis).
Meski keduanya terlihat serupa, nenek moyang bersama kedua spesies ini telah berpisah sekitar enam juta tahun lalu " lebih lama dibanding jarak genetis antara manusia dan simpanse.
Pada tahun 1986, The International Cat Association (TICA) secara resmi mengakui Bengal sebagai ras baru.
Namun, dalam perjalanan seleksi ini, muncul sifat unik: beberapa kucing Bengal memiliki bulu yang berkilau seperti glitter. Fenomena ini menimbulkan rasa penasaran di kalangan ilmuwan.
Untuk mengungkap misteri ini, para peneliti dari HudsonAlpha Institute for Biotechnology meneliti 3.000 sampel DNA kucing Bengal.
Hasil penelitian mereka, yang dipublikasikan pada tahun 2024 di jurnal Current Biology, menunjukkan bahwa kilauan ini berasal dari perubahan pada gen Fgfr2 (Fibroblast Growth Factor Receptor 2).
“Fgfr2 adalah gen yang ditemukan di semua mamalia dan berperan penting dalam perkembangan embrio dan organogenesis,” jelas ahli genetika Kelly McGowan, salah satu penulis studi ini.
Baca juga: Kucing Kesayangan Anda Keracunan? Ini Bentuk Pertolongan Pertama yang Wajib Diketahui
| Di Aceh Terdapat 281.984 Anak Tak Diimunisasi, Ini Tiga Daerah yang Paling Banyak |
|
|---|
| Prajurit TNI Bersihkan Masjid di Pidie dan Pidie Jaya, Dorong Budaya Bersih Tempat Ibadah |
|
|---|
| Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Naik Drastis Mulai 18 April 2026 |
|
|---|
| Dari Sampah Kelapa ke Aksi Iklim, PT Solusi Bangun Andalas Raih PROPER Hijau 2025 |
|
|---|
| Clara Shinta Gugat Cerai Suami Usai Dugaan VCS Terbongkar, Ngaku Masih Cinta Tapi Terluka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Ilustrasi-kucing-bengal-Kucing-Bengal-Ditemukan-Punyaulu-Berkilau-seperti-Berlian.jpg)