Selasa, 12 Mei 2026

Tahukah Anda

Apa Bahayanya Terlalu Banyak Konsumsi Kafein? Ini Penjelasannya

Kafein adalah stimulan alami yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Meski manfaatnya sudah sangat dikenal, bahaya kafein jika dikonsumsi

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Dok. Tribunnews
ILUSTRASI kopi - Kebanyakan minum kopi berbagaya terhadap kesehatan, karena kandungan kafeinnya. 

PROHABA.CO -  Kafein adalah stimulan alami yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Meski manfaatnya sudah sangat dikenal, bahaya kafein jika dikonsumsi secara berlebihan juga tidak sepele.

Mengonsumsi teh atau kopi seringkali menjadi pilihan untuk menemani seseorang beraktivitas.

Umumnya, kita akan beralasan untuk menjadikan diri lebih produktif.

Padahal, konsumsi kafein yang terlalu berlebihan mempunyai dampak yang kurang bagus bagi tubuh.

Sejatinya, kafein memiliki manfaat yang cukup baik bagi tubuh.

Akan tetapi, jika terlalu banyak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein juga bukan hal yang baik, malah akan sangat membahayakan kesehatan. 

Kita menemukannya di secangkir kopi pagi, teh sore, sebotol cola saat makan siang, hingga camilan cokelat yang kita nikmati.

Namun, di balik efek stimulan yang sering kali membuat kita merasa lebih berenergi dan fokus, ada risiko tersembunyi yang patut kita waspadai, terutama bila dikonsumsi secara berlebihan.

Dalam jumlah sedang, kafein memang memberikan efek positif.

“Dalam takaran moderat, kafein memiliki efek stimulan yang positif,” jelas Dr Anke Ehlers, seorang ahli biologi.

Baca juga: Kembangkan Teh dan Kopi Kesehatan Tanpa Kafein, Wujud Semangat UI Ikut Membangun Negeri

Namun, ketika dikonsumsi dalam dosis tinggi, kafein dapat menyebabkan gangguan seperti berkeringat berlebihan, kegelisahan, hingga gangguan irama jantung.

Bahkan, pada kasus yang ekstrem, overdosis kafein dari suplemen bisa berujung pada kematian.

Untuk orang dewasa yang sehat, batas aman konsumsi kafein adalah 200 miligram dalam satu waktu, atau maksimal 400 miligram per hari jika dikonsumsi sepanjang hari.

Sebagai gambaran, 200 mg kafein setara dengan dua cangkir kopi, dua kaleng minuman energi, empat cangkir teh, atau lima kaleng cola.

Namun demikian, sensitivitas setiap orang terhadap kafein bisa berbeda-beda. Orang yang sering mengonsumsi kafein biasanya akan mengalami toleransi, sehingga butuh dosis lebih tinggi untuk merasakan efek yang sama.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved