Tahukah Anda
Inilah 6 Burung Paling Berbahaya di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia
Dari ribuan spesies burung di dunia, ada enam yang menempati posisi teratas sebagai burung paling berbahaya di dunia.
PROHABA.CO - Tahukah anda, burung pada umumnya dikenal sebagai makhluk yang tidak berbahaya. Namun, ada beberapa burung agresif.
Bahkan, burung yang berukuran kecil juga bisa menjadi burung yang berbahaya dan akan menyerang jika ada ancaman.
Burung adalah salah satu satwa yang sering membuat orang terkesima.
Bulu indahnya yang berwarna-warni serta sihir suara merdunya banyak membuat orang tergoda.
Burung bisa menjadi hewan peliharaan yang jinak atau menyerang dengan liar.
Dari ribuan spesies burung di dunia, ada enam yang menempati posisi teratas sebagai burung paling berbahaya di dunia.
Pada tahun 1963, Alfred Hitchcock merilis film ‘thriller’ legendaris “The Birds”, yang membayangkan bagaimana jika kawanan burung tiba-tiba berbalik menyerang manusia.
Cerita ini bukan sepenuhnya fiksi belaka.
Inspirasi film ini datang dari peristiwa nyata tahun 1961 di Capitola, California, Amerika Serikat, ketika kawanan burung shearwater menabrak atap rumah dan mati berserakan di jalan akibat keracunan diatom pada ikan teri yang mereka makan.
Meski terdengar seperti cerita film, serangan burung terhadap manusia bukanlah sesuatu yang sepenuhnya mengada-ada.
Beberapa spesies burung bisa sangat agresif ketika merasa terancam atau saat melindungi anak-anaknya.
Inilah enam burung paling berbahaya di dunia yang patut diwaspadai.
1. Kasuari (Casuarius casuarius)
Kasuari adalah burung besar tak bisa terbang yang hidup di Australia dan Papua.
Mereka memiliki tiga jari kaki, dan yang paling dalam memiliki kuku menyerupai belati tajam.
Jika merasa terancam, burung ini mampu menyerang dengan kecepatan hingga 50 km/jam.
6 Burung Paling Berbahaya di Dunia
Burung Paling Berbahaya di Dunia
Burung
Kasuari
Burung unta
Burung Emu
Burung Lammergeier
Burung hantu bertanduk besar
Barred owl
burung hantu
Prohaba.co
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kasuari-salah-satu-jenis-burung-yang-tidak-bisa-terbang-Namun-salah-satu-jarinya-setajam-belati.jpg)