Berita Bireuen
Kekeringan Meluas, Waled Nu Ajak Warga Bireuen Laksanakan Shalat Istisqa
Ulama kharismatik Aceh, Tgk H. Nuruzzahri atau yang akrab disapa Waled Nu, menyerukan pelaksanaan shalat istisqa secara serentak
Waled Nu yang juga dikenal sebagai Pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga itu menegaskan, shalat istisqa adalah bentuk ikhtiar spiritual umat Islam untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
PROHABA.CO, BIREUEN - Ulama kharismatik Aceh, Tgk H. Nuruzzahri atau yang akrab disapa Waled Nu, menyerukan pelaksanaan shalat istisqa secara serentak di seluruh kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.
Seruan tersebut disampaikan sebagai respons atas kemarau panjang yang melanda daerah itu dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut Waled Nu, kemarau yang berkepanjangan telah menyebabkan minimnya curah hujan, sehingga berdampak serius terhadap sektor pertanian masyarakat, khususnya para petani padi.
“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan. Mari kita koordinasikan dan segera laksanakan shalat minta hujan (shalat istisqa).
Selain itu, jauhi segala bentuk maksiat agar Allah menurunkan rahmat dan hujan bagi masyarakat Bireuen,” kata Waled Nu saat dihubungi Prohaba.co, Rabu (30/7/2025).
Waled Nu yang juga dikenal sebagai Pimpinan Dayah Ummul Ayman Samalanga itu menegaskan, shalat istisqa adalah bentuk ikhtiar spiritual umat Islam untuk memohon turunnya hujan kepada Allah SWT.
Baca juga: BMKG Sebut 70 Persen Wilayah Aceh Masih Didera Kemarau, Warga Diminta Waspadai Kekeringan
Ia meminta agar pelaksanaannya dilakukan secara serentak dan terkoordinasi, sehingga masyarakat Bireuen dapat segera terhindar dari ancaman kekeringan yang lebih parah.
Waled Nu berharap para camat dan keuchik yang ada di Kabupaten Bireuen segera melakukan koordinasi untuk melaksanakan shalat Istisqa, mengingat kondisi kemarau panjang sudah sangat memprihatinkan.
Beberapa petani yang sudah menanam padi, tapi tanahnya sudah mengering.
Sebelumnya, Camat Gandapura, Azmi SAg, juga sudah mengajak masyarakat melaksanakan shalat Istisqa dalam acara kenduri blang di Cot Tunong, Kecamatan Gandapura, Bireuen.
Ia menyampaikan bahwa ratusan hektare tanaman padi yang ditanam sebulan lalu kini mengalami kekeringan dan terancam puso.
Dengan adanya seruan ulama dan dukungan pemerintah kecamatan, diharapkan pelaksanaan shalat istisqa dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat sebagai bentuk permohonan bersama kepada Allah SWT agar hujan segera turun membasahi bumi Bireuen. (*)
Baca juga: Waspada! Cuaca Ekstrem di Aceh, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang Beberapa Hari ke Depan
Baca juga: MPU Aceh: Judi Bukan Sekadar Dosa, Tapi Penghancur Keluarga dan Masa Depan
Baca juga: Hati-Hati! Warga Aceh Tengah Tertipu Rp 553 Juta akibat Tergiur Investasi dan Keuntungan Besar
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Berita Bireuen
Shalat Istisqa
Shalat Minta Hujan
Waled Nu
Tgk Nuruzzahri
Musim Kemarau
Bireuen
Prohaba.co
| TNI Hibah Lahan untuk Pemkab Bireuen, Ini Pengharapan Brigjen Ali Imran |
|
|---|
| Koalisi Sipil Bireuen Gelar Aksi Ketiga, Warga Desak Pendataan Korban Banjir Lebih Akurat |
|
|---|
| Wagub Aceh Silaturrahmi dengan Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara |
|
|---|
| Kantor Satpol PP dan WH Bireuen Digeledah Jaksa, Selidiki Dugaan Korupsi Anggaran 2022–2024 |
|
|---|
| Warga Bireuen Padati Disdukcapil, Revisi Data Kependudukan Terkait Status Desil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Tgk-H-Nuruzzahri-01.jpg)