Penyaluran Bansos 2025
Anggota DPR RI Sorot 27.932 Pegawai BUMN Terima Bansos, Kok Bisa?
Bansos harus diberikan kepada masyarakat miskin, bukan kepada mereka yang secara ekonomi sudah mapan
"Makanya kita ingin tahu, apakah benar mereka pegawai BUMN.
Itu masih perlu diverifikasi, dan pasti kita akan koordinasi ya (dengan Kementerian BUMN)," ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (8/8/2025).
Ia menjelaskan, verifikasi data ini menjadi penting untuk melihat fakta yang terjadi di lapangan terkait penyaluran bansos.
Kemensos juga akan berkoordinasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir dalam menindaklanjuti temuan PPATK tersebut.
"Kalau benar mereka adalah pegawai BUMN, pasti kita akan koordinasi. Tapi ini masih akan kita dalami," ujar Gus Ipul.
Diketahui, sejumlah kejanggalan ditemukan PPATK dalam data penerima bansos yang diajukan Kemensos.
Salah satu kejanggalan adalah temuan 27.932 pegawai BUMN yang terindikasi menerima bansos tersebut.
Selain pegawai BUMN, PPATK juga menemukan 7.479 penerima bansos yang berprofesi sebagai dokter.
Lalu, PPATK juga menemukan lebih dari 6.000 penerima bansos yang bekerja sebagai eksekutif atau manajerial.
Berikut rincian kejanggalan data penerima bansos temuan PPATK yang dinilai tidak tepat sasaran:
- Sebanyak 27.932 pegawai BUMN
- Sebanyak 7.479 berprofesi sebagai dokter
- Lebih dari 6.000 bekerja sebagai eksekutif atau manjerial.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "27.932 Pegawai BUMN Terima Bansos, Anggota DPR: Memang Berhak atau Kesalahan Data?", https://nasional.kompas.com/read/2025/08/11/11582271/27932-pegawai-bumn-terima-bansos-anggota-dpr-memang-berhak-atau-kesalahan
Penyaluran Bansos 2025
Pegawai BUMN Terima Bansos
Temuan PPATK
Bantuan Sosial (Bansos)
Maman Imanul Haq
Menteri Sosial Saifullah Yusuf
Menteri Sosial (Mensos)
| KMP Aceh Hebat 2 Meledak Saat Bersandar di Ulee Lheue, 14 Orang Terluka |
|
|---|
| Harga Elpiji 3 Kg Melonjak, Pedagang dan Konsumen Mengeluh |
|
|---|
| Milad ke-24 BSMI, Mengabdi untuk Kemanusiaan, dari Aceh hingga Gaza |
|
|---|
| 4. Menkomdigi Tegaskan LKBN ANTARA Jadi Garda Terdepan Jaga Fakta & Integritas Informasi di Era Digital |
|
|---|
| Bocah 11 Tahun di Sragen Ditemukan Tewas Penuh Luka di Dalam Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/warga-Miskin-Penerima-Bandos.jpg)