Kamis, 18 Juni 2026

Berita Aceh Singkil

Pasutri di Aceh Singkil Diserang, Sales Ditangkap Polisi

Pria F (43) yang berprofesi sebagai sales (pemasar) barang-barang perlengkapan dapur di Aceh Singkil tiba-tiba menyerang pasangan suami istri

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
dok Polres Aceh Singkil
TANGKAP TERSANGKA - Satreskrim Polres Aceh Singkil, saat berhasil amankan tersangka pelaku penganiayaan pasangan suami istri ke Mapolres setempat di Kampung Baru, Singkil Utara, Minggu (10/2025). 

Laporan Dede Rosadi | ACeh Singkil

PROHABA.CO, SINGKIL - Pria F (43) yang berprofesi sebagai sales (pemasar) barang-barang perlengkapan dapur di Aceh Singkil tiba-tiba menyerang pasangan suami istri (pasutri) Hu (58) dan Nu di Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, pada Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

Setelah menyerang pasutri itu dengan benda tajam, F melarikan diri dan bersembunyi berjam-jam di perkebunan kelapa sawit desa itu.

Namun, berkat kegigihan aparat kepolisian mencari dan mengepuk tersangka, akhirnya ia berhasil diringkus pada Minggu (10/8/2025) siang.

Insiden ini bermula Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. 

Saat itu Hu mendengar jeritan istrinya yang sedang menjaga warung di bagian depan rumah.

Hu berada di bagian belakang rumah untuk istirahat lantaran merasa sedang tak enak badan.

Pasutri itu hanya berdua di rumah. Sebab, seorang anaknya yang biasa tinggal bersama mereka sedang ke luar.

Begitu mendengar jeritan sang istri, Hu bergegas menuju ke sumber suara. Betapa terkejutnya Hu melihat istrinya dalam posisi mulutnya dibekap F dengan tangan, sedangkan dadakorban berlumur darah akibat ditusuk F.

Tanpa ba-bi-bu, pria pensiunan buruh panen perusahaan kelapa sawit itu pun segara memberikan pertolongan.

Ia memiting leher F dari arah belakang.

Baca juga: Penganiaya Pasutri di Aceh Singkil Ditangkap Usai Kabur ke Kebun Sawit

Namun, F tak menyerah. Ia justru menyerang balik Hu dengan mengayunkan senjata yang dipegangnya.

Hu menangkisnya dengan tangan kiri, hingga terluka.

Pergumulan antara dua lelaki itu pun terjadi. 

Tersangka pelaku yang memegang senjata kembali menyerang ke arah wajah korban.

Dagu Hu tergores saat berupaya mengelak.

RUMAH KORBAN - Rumah pasangan suami istri yang jadi korban penganiayaan sales di Dusun 4 Lae Ijuk, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Minggu (10/8/2025).
RUMAH KORBAN - Rumah pasangan suami istri yang jadi korban penganiayaan sales di Dusun 4 Lae Ijuk, Desa Gunung Lagan, Kecamatan Gunung Meriah, Minggu (10/8/2025). (SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI)

“Mungkin dia mau menyerang mata, tapi aku masih bisa mengelak sehingga daguku yang kena,” kata Hu sambil menunjukan dagunya yang luka kepada Prohaba.co, Minggu (10/8/2025).

Tak hanya itu, tersangka F menyabetkan senjatanya.

Akibatnya, Hu mengalami luka gores memanjang ke samping di dadanya. Setelah itu, tersangka kabur ke arah perkebunan kelapa sawit yang berada di sekitar rumah korban.

Tidak diketahui senjata apa yang digunakan sales perabot dapur itu.

 Apakah gunting atau obeng.

“Tidak terlihat jelas apakah obeng atau gunting, pastinya besi karena melukai,” ujar Hu.

Baca juga: Anggota DPR RI Sorot 27.932 Pegawai BUMN Terima Bansos, Kok Bisa?

Pria yang terlihat tegar walau baru saja alami peristiwa tak mengenakan itu, mengatakan tidak begitu mengenal pelaku.

Hanya saja sekitar setengah bulan lalu F diketahui kos di seberang rumahnya bersama rekannya sesama sales.

Hu mengenali wajahnya karena sering membeli rokok serta makanan ringan ke warungnya.

Selama ini ia dan keluarganya tidak pernah ada masalah dengan F. 

Tersangka F pun hanya datang sebentar membeli rokok, lalu kembali ke temapt kosnya.

Pada malam kejadian, tersngka sempat membeli rokok yang dilayani oleh Nu.

Tak lama ia kembali untuk membeli jajanan ringan seharga Rp1.000.

Tak seperti biasanya, tersangka saat beli jajanan masuk ke arah kulkas yang ada di bagian dalam warung.

Sebelumnya hal itu tak pernah dilakukan F.

“Kalau beli rokok bisanya berdiri di teras warung saja,” jelas Hu. 

Rupanya, saat masuk itulah, F melancarkan aksinya dengan membekap mulut istri Hu.

Lalu menusukan senjata yang dibawanya ke dada korban.

Hu tidak mengetahui modus pelaku menganiaya istri dan dirinya.

Ia ingin segera tahu apa motif pelaku setalah personel Polres Aceh Singkil, yang terus melakukan pengejaran berhasil meringkus tersangka saat sembunyi di perkebunan kelapa sawit milik warga.

Menurut informasi, tersangka diringkus di kebun sawit sekitaran Gunung Meriah.

Selanjutnya diamankan ke Mapolres Aceh Singkil, di Kampung Baru, Singkil Utara, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Informasi ditangkapnya tersangka dibenarkan Kapolres Aceh Singkil, AKBP Joko Triyono, yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Darmi Arianto Manik.

“Betul, sudah tertangkap,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Singkil, AKP Darmi Arianto Manik. 

Personel Polres Aceh Singkil yang telah mengetahui identitas dan wajah tersangka terus melakukan pengejaran.

Pengejaran dilakukan dengan menyisir areal perkebunan sawit.

Mendatangi lokasi yang dicurigai serta mempersempit ruang gerak tersangka dengan mengerahkan sejumlah personel kepolisian.

Pengejaran terhadap tersangka dilakukan sesaat setelah kejadian, Sabtu (9/10/2025) sekitar pukul 21.30 WIB.

“Kami sejak tadi malam melakukan penyisiran dan pencarian tersangka,” kata AKP Darmi Arianto Manik, Minggu (10/8/2025) di lokasi kejadian.

Upaya polisi yang dilakukan tanpa kenal lelah membuahkan hasil.

Tersangka berhasil diringkus pada Minggu siang. Polisi mengungkapkan bahwa tersangka F merupakan warga Kisaran, Sumatera Utara.

Ke Singkil ia datang sebagai sales untuk memasarkan perlengkapan dapur, seperti alat memasak nasi, panci, dan lainnya.

Tersangka kos di seberang rumah korban bersama temannya sesama sales yang berjualan perlengkapan/perkakas dapur.

Belum diketahui apa motif tersangka menyerang pasutri itu. Apakah hendak melakukan perampokan atau ada motif lain.

Sejauh ini penyidik sedang menginterogasi tersangka untuk mengungkap apa motifnya menyerang pasutri yang berdomisili di seberang tempat kosnya itu. (*)

Baca juga: Tiga Harimau Liar Teror Warga Aceh Singkil saat Hari Gelap, Warga Dihantui Ketakutan

Baca juga: Tahun 2027, Tak Ada Lagi Guru Agama di Indonesia Bergaji di Bawah Rp 2 Juta per Bulan

Baca juga: Gara-Gara Gadai iPhone, Pasutri Pemilik Toko HP di Medan Dianiaya OTK hingga Babak Belur

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
4 - 2
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
1 - 0
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
1 - 3
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved