Tahukah Anda
Studi Ungkap Makanan Ini Bantu Perkuat Daya Tahan Tubuh, Ini Penjelasannya
Studi dalam International Journal of Molecular Sciences tersebut mempelajari tujuh tanaman obat yang diyakini membantu menjaga keseimbangan
PROHABA.CO - Saat kita mudah terserang virus dan bakteri yang masuk ke tubuh, berarti sistem imun kita sedang lemah.
Hal ini terjadi lantaran kurangnya asupan bergizi.
Agar tetap mendapatkan nutrisi yang cukup, konsumsilah makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Sebuah tinjauan ilmiah terbaru mengungkap bahwa tujuh bahan pangan yang kerap ditemukan di dapur dan kebun yang dikenal sebagai superfood global --dari jamur hingga rempah dan buah beri-- berpotensi melindungi tubuh dari penyakit kronis lewat mekanisme pengurangan stres oksidatif.
Stres oksidatif terjadi ketika produksi reactive oxygen species (ROS) di tubuh lebih tinggi daripada kapasitas antioksidan tubuh untuk menetralisirnya.
Ketidakseimbangan ini bisa merusak sel, jaringan, dan memicu peradangan sistemik.
Studi dalam International Journal of Molecular Sciences tersebut mempelajari tujuh tanaman obat yang diyakini membantu menjaga keseimbangan redoks, yakni keseimbangan antara reaksi oksidasi dan reduksi di dalam tubuh.
Keseimbangan ini penting bagifungsi sel dan sistem kekebalan tubuh yang optimal.
Peneliti mengulas tanaman-tanaman yang sudah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, antara lain, jamur shiitake, ginseng, kunyit, jintan hitam, buah beri, Moringa atau kelor, dan kemangi suci (tulsi).
Tanaman ini kaya akan senyawa fitokimia yang memengaruhi jalur Keap1/Nrf2, yaitu jalur molekuler yang membantu tubuh merespons stres dan racun.
Selain itu, senyawa tersebut membantu menyeimbangkan respons imun Th1 dan Th2, dua jalur imunitas penting yang menangani infeksi, kanker, alergi, dan peradangan. Apa saja superfood?
Baca juga: Manfaat Daun Kelor yang Jarang Diketahui, Mulai dari Kecantikan hingga Kesehatan Tubuh
1. Shiitake
Jamur shiitake (Lentinula edodes) mengandung lentinan, senyawa yang mendukung sistem imun dan telah digunakan dalam terapi kanker serta penyakit radang usus.
Lentinan diketahui mengatur keseimbangan Th1-Th2 dan dapat dikonsumsi dalam bentuk kapsul atau infus.
Namun, tidak disarankan bagi penderita alergi jamur atau pengguna obat yang dimetabolisme oleh enzim CYP450.
2. Ginseng
Panax ginseng terbukti memiliki sifat antioksidan dan protektif organ, terutama pada penderita nefropati diabetik.
pengobatan tradisional
Kesehatan
Daun Kelor
Buah Beri
Shiitake
Ginseng
Jintan Hitam
kunyit
Kemangi Suci
Daya Tahan Tubuh
Prohaba.co
| 9 Makanan Kaya Zat Besi untuk Atasi Anemia Secara Alami, Biji Labu hingga Brokoli |
|
|---|
| Ikan Gabus, Dari Tradisi Penyembuhan Luka hingga Potensi Antioksidan dan Antihipertensi |
|
|---|
| Pohon Sawit Tak Dapat Gantikan Fungsi Hutan, Berikut Penjelasannya |
|
|---|
| Versi Terbaru Kebutuhan Protein Manusia Per Hari, Berikut Penjelasan Ahli |
|
|---|
| Tempe Goreng Lebih Sehat daripada Keripik Tempe, Begini Penjelasan Pakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/CANTIKKKK.jpg)