Jumat, 8 Mei 2026

Demo di Aceh

Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Ciptakan Rasa Aman serta Tidak Mudah Terprovokasi

Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana aman dan damai di Tanah Rencong,

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
FOTO: PROHABA/RIANZA ALFANDI
MASSA DEMO POLDA ACEH – Puluhan massa yang mengatasnamakan Gerakan Solidaritas Rakyat Aceh menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolda Aceh, Jumat (29/8/2025). 

Laporan Rianza Alfandi | Banda Aceh

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Kapolda Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana aman dan damai di Tanah Rencong, serta tidak mudah terprovokasi dengan situasi yang berkembang serta dapat memecah belah persatuan.

Menurutnya, rasa aman akan lahir bila semua pihak menjunjung tinggi nilai persaudaraan serta adab yang telah lama menjadi bagian dari kearifan lokal Aceh.

Dalam pernyataannya pada Minggu (31/8/2025), Marzuki menekankan bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama.

Ia mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan adab Aceh yang telah lama menjadi landasan kehidupan bermasyarakat.

“Masyarakat Aceh sejak dahulu dikenal menjunjung tinggi adat dan adab.

Kita punya filosofi ‘Adat bak Po Teumeureuhom, Hukom bak Syiah Kuala, Qanun bak Putroe Phang, Reusam bak Laksamana’.

Semua itu menegaskan pentingnya hidup tertib dan damai. Inilah yang perlu terus kita jaga,” ujarnya.

Marzuki menegaskan, keamanan bukan hanya tugas aparat kepolisian, melainkan juga tanggung jawab bersama. 

Sebab itu, semua pihak diminta agar tetap tenang dan jernih dalam menyikapi aksi-aksi unjuk rasa yang berlangsung di sejumlah daerah.

“Bila memang mengharuskan untuk melakukan aksi, lakukanlah dengan cara-cara yang baik dan saling menghormati, sehingga terhindar dari gesekan yang tidak perlu.

Baca juga: Massa Demo Polda Aceh, Kapolda Aceh Akui Sakit Hati

Kita buktikan bahwa Aceh adalah Bumi Serambi Mekah yang tetap menjunjung tinggi etika dan adab,” ujarnya.

Selain itu, Marzuki juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak menyebarkan informasi yang justru memecah belah persaudaraan. 

Sebab, informasi yang beredar tanpa verifikasi dapat menjadi pemicu keresahan masyarakat.

"Mari semua masyarakat Aceh agar terus merawat kebersamaan, menolak segala bentuk provokasi, dan menjadikan Aceh sebagai contoh daerah yang damai, religius, serta beradab," tegasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved