Kamis, 16 April 2026

Universitaria

Mahasiswa USK Ciptakan SUNSTONE Alat Deteksi Penyakit Paru

Tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menciptakan sebuah inovasi teknologi di bidang kesehatan berupa alat deteksi dini Penyakit Paru

Editor: Muliadi Gani
ISTIMEWA
SUNSTONE - Para mahasiswa USK saat memegang inovasi alat deteksi Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), SUNSTONE ciptaan mereka di halaman Kantor Pusat Administrasi, kampus setempat, Senin (1/9/2025). 

Laporan Sara Masroni | Banda Aceh

PROHABA.CO, BANDA ACEH -  Tim mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menciptakan sebuah inovasi teknologi di bidang kesehatan berupa alat deteksi dini Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) yang diberi nama SUNSTONE.

Alat ini memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) dan Machine Learning (ML) untuk mendeteksi gejala PPOK secara non-invasif dan real-time.

Tim pengembang terdiri dari mahasiswa lintas disiplin, yaitu dari Fakultas Teknik Komputer dan Fakultas Kedokteran.

Anggotanya meliputi Nur Hidayah Naimah Harahap (ketua tim), Muhammad Ilham, Muhammad Suhaili, Dzakiroh Mufidah Hasibuan, dan Farah Narizki.

Mereka dibimbing oleh Dr. dr. Budi Yanti, SpP(K), seorang dokter spesialis paru yang juga dosen pembimbing PKM-KC USK.

Ketua tim, Naimah, menjelaskan bahwa proyek ini diajukan melalui skema Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC) dan bertujuan untuk menghadirkan solusi deteksi dini PPOK yang lebih efisien dan terjangkau.

Ketua Tim, Nur Hidayah Naimah Harahap menjelaskan, data WHO (2021) menyebutkan PPOK menyebabkan 3,5 juta kematian, sehingga menjadikan penyakit ini termasuk urutan keempat penyebab kematian tertinggi di dunia.

“Kami berinisiatif menciptakan alat deteksi dini berbasis Internet of Things (IoT) dan Matching Learning (ML) melalui Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta (PKM-KC).

Perangkat ini sangat bermanfaat bagi kesehatan masyarakat terutama kalangan perokok,” ujar Naimah dalam keterangannya, Senin (1/9/2025).

Baca juga: Mahasiswi FK USK Fathiyyah Arafah Raih Juara 1 Tilawah Al-Qur’an Tingkat Mahasiswa Nasional

Baca juga: UBBG Borong Juara pada Penilaian Kinerja Humas PTS Terbaik LLDikti Wilayah XIII

Dikatakan, perangkat ini menggunakan sensor gas untuk menangkap data pernapasan secara real-time, lalu menganalisisnya dengan machine learning untuk mengidentifikasi indikasi awal PPOK dan tingkat keparahan penyakitnya secara akurat serta dapat digunakan secara mandiri oleh masyarakat.

“Kami sepakat memberi nama SUNSTONE atau Screening Unit for Noninvasive Detection of COPD Using Exhaled VOCs and Internet of Things,” jelas Naimah.

SUNSTONE berbentuk detektor yang dapat menganalisis gas dari hembusan napas perokok menggunakan sensor gas Volatile Organic Compounds (VOCs) dan dapat melihat keseluruhan data melalui website. terintegrasi IoT untuk mendeteksi PPOK dengan akurat dan real time.

Pendeteksian VOCs dari napas dilakukan dengan meminta pasien berkumur menggunakan air putih, menarik napas dalam, lalu menghembuskannya ke dalam mouthpiece.

Proses ini dilakukan beberapa kali untuk mendapatkan data yang bervariasi dan lebih akurat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved