Kamis, 18 Juni 2026

Berita Aceh Besar

Aceh Besar Peringati Hari Tani Nasional di Montasik

Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Aceh Besar, Jakfar SP MSi, menghadiri kegiatan Revolusi Putih sekaligus santunan kepada anak yatim dalam rangka

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
DOK MC ACEH BESAR
FOTO BERSAMA - Kadistan Aceh Besar, Jakfar SP MSi, dan pejabat lainnya foto bersama saat menghadiri peringatan Hari Tani Nasional di Balai Pertemuan Blang Desa Bueng Tujoh, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, pada Rabu (24/9/2025). 

PROHABA.CO, KOTA JANTHO - Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Aceh Besar, Jakfar SP MSi, menghadiri kegiatan Revolusi Putih sekaligus santunan kepada anak yatim dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Blang Desa Bueng Tujoh, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, pada Rabu (24/9/2025).

Dengan mengusung tema ‘Peningkatan hasil panen dengan teknologi modern, petani Aceh Besar bergerak bersama menjaga air, air adalah sumber petani menuju cemerlang,’ kegiatan itu turut dihadiri jajaran Dinas Pertanian Aceh Besar, pengurus DPD Tani Merdeka Aceh Besar, Forkopimcam Montasik, Imum Mukim, para keuchik, BPP dan penyuluh tani, serta para petani, dan anak yatim.

Dalam sambutannya, Kadistan Aceh Besar, Jakfar SP MSi, menyampaikan selamat Hari Tani Nasional kepada seluruh petani.

Ia menegaskan bahwa Pemkab Aceh Besar terus memberikan dukungan penuh bagi sektor pertanian, sejalan dengan visi misi Bupati Aceh Besar dan program Asta Cita Presiden.

“Hal yang sangat penting adalah bagaimana kita meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian agar dapat mencapai swasembada pangan.

Harapan kita, sesuai arahan Bupati dan Presiden, Indonesia bisa menuju swasembada pangan pada 2026.

Untuk itu, mari kita satukan data dan usulan demi keberhasilan pertanian di daerah kita,” kata Jakfar. 

Baca juga: Ole Romeny Kembali Berlatih untuk Timnas Indonesia Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026

Ia juga menyoroti masalah ketersediaan air yang kerap menjadi kendala utama bagi petani, terutama saat musim kemarau.

“Kami berharap petani segera melaporkan jika ada penurunan debit air di persawahan.

Pemerintah bersama DPD Tani Merdeka akan mencari solusi bersama agar panen tidak gagal dan target produksi bisa tercapai,” ujarnya.

Jakfar menambahkan, saat ini pemerintah mendorong petani agar bisa menggarap sawah dua kali dalam setahun, dan sedang diupayakan agar dapat ditingkatkan menjadi tiga kali tanam per tahun.

Ketua DPD Tani Merdeka Aceh Besar, Nabhani SIKom, menegaskan bahwa Tani Merdeka hadir untuk membina kelompok tani sekaligus menyamakan data pertanian agar lebih mudah mengusulkan kebutuhan petani ke pemerintah.

“Kelompok tani ini sudah terdaftar di kementerian, dengan berbagai alat dan lahan yang telah terdata.

Jadi mari kita samakan data, sehingga pengembangan pertanian di Aceh Besar lebih terarah,” ungkapnya. 

Terkait persoalan air, ia menjelaskan bahwa debit Krueng Jreu dan Lambirah sangat berpengaruh terhadap persawahan di Montasik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved