Berita Aceh Utara
Warga Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Persawahan Aceh Utara
Muhammad (50), seorang petani yang berdomisili di Desa Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area
Ringkasan Berita:
- Korban Ditemukan – Muhammad (50), petani Desa Paloh Raya, Aceh Utara, ditemukan tewas di persawahan setelah hilang terseret banjir bandang akhir November.
- Kronologi Penemuan – Jenazah ditemukan oleh warga saat mencari barang yang hilang, lalu dievakuasi polisi dan tim Kopasgat.
- Imbauan Polisi – Masyarakat diminta waspada terhadap banjir susulan dan menghindari area rawan seperti bantaran sungai serta segera melapor jika ada kejadian darurat.
PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE - Muhammad (50), seorang petani yang berdomisili di Desa Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area persawahan desa setempat Senin (22/12/2025).
Dia merupakan salah satu korban banjir bandang yang melanda wilayah tersebut dan sempat dinyatakan hilang setelah diduga terseret arus pada akhir November 2025 lalu.
“Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB sore.
Kronologi Penemuan
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kapolsek Muara Batu IPDA Syukrullah menjelaskan, penemuan jenazah bermula ketika seorang warga, Iskandar (43), sedang mencari kulkas miliknya yang hilang terbawa arus banjir pada 26 November 2025.
Saat berada di persawahan, ia melihat sesosok jenazah dan segera melaporkan kepada warga sekitar, lalu diteruskan ke pihak kepolisian.
Baca juga: Warga Dikejutkan Penemuan Jenazah Lansia di Jalan Desa Mesjid Puntet Lhokseumawe
Baca juga: Endapan Lumpur Tebal Bikin Empat Puskesmas di Bireuen Belum Beroperasi
Tak lama kemudian, personel Polsek Muara Batu bersama tim Kopasgat tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi jenazah.
Identitas korban dipastikan setelah istri korban mengenali pakaian yang dikenakan, berupa baju abu-abu dan celana cokelat.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah dibawa menggunakan ambulans dan dimakamkan di pemakaman umum Desa Paloh Raya.
Kapolres Lhokseumawe menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, khususnya banjir susulan.
Warga diminta menghindari aktivitas di area rawan seperti bantaran sungai dan persawahan saat debit air meningkat, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada aparat agar penanganan dapat dilakukan cepat dan tepat.
(Serambinews/Saiful Bahri)
Baca juga: Napi Asal Aceh Timur Meninggal di Lapas Nusakambangan, Keluarga Minta Jenazah Dipulangkan
Baca juga: Gubernur Aceh Tinjau Dampak Banjir Bandang di Aceh Tenggara dan Gayo Lues
Baca juga: Korban Banjir dan Longsor Aceh Meninggal Capai 430 Orang, Ribuan Rumah dan Infrastruktur Rusak Parah
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
| Tiga Perempuan Terlibat Jaringan Sabu di Aceh Utara, Polisi Ungkap dalam Sebulan |
|
|---|
| Menteri PU Resmikan Kembali Bendung Krueng Pase di Aceh Utara |
|
|---|
| 30 KK di Aceh Utara Masih Bertahan di Tenda Darurat, DTH Tak Kunjung Cair |
|
|---|
| Bupati Aceh Utara Salurkan DTH untuk 1.620 KK Penyintas Banjir Senilai Rp2,9 Miliar |
|
|---|
| Polisi Tangkap Perempuan Muda Pemasok Sabu di Aceh Utara, Dua Pria Ikut Diamankan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Satu-jenazah-korban-banjir-ditemukan-di-area-persawahan-Desa-Paloh-RayaAceh-Utara.jpg)