Minggu, 26 April 2026

Berita Bireuen

Endapan Lumpur Tebal Bikin Empat Puskesmas di Bireuen Belum Beroperasi

Pelayanan kesehatan di empat kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen hingga kini belum dapat berjalan normal.

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS  
TERTIMBUN LUMPUR - Kondisi Puskesmas Peusangan Siblah Krueng, Bireuen, hingga Minggu (21/12/2025) masih dipenuhi lumpur tebal. Hingga Minggu (21/12/2025), empat Puskesmas di Kabupaten Bireuen belum dapat difungsikan kembali pascabanjir bandang. Keempat Puskesmas yang terdampak parah tersebut masing-masing Puskesmas Peusangan Siblah Krueng  (Puskesmas Lueng Daneun), Puskesmas Mon Kelayu, Puskesmas Kutablang, dan Puskesmas Peusangan. 

Ringkasan Berita:
  • Empat Puskesmas Lumpuh – Puskesmas di Peusangan Siblah Krueng, Mon Kelayu, Kutablang, dan Peusangan belum berfungsi akibat lumpur tebal pascabanjir.
  • Kendala Utama – Endapan lumpur dan ketiadaan air bersih menghambat pembersihan serta pelayanan kesehatan.
  • Layanan Sementara – Pelayanan dialihkan ke 34 posko kesehatan, sementara Dinkes Bireuen mengajukan bantuan ke Kemenkes untuk pemulihan.

 

PROHABA.CO, BIREUEN -  Pelayanan kesehatan di empat kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bireuen hingga kini belum dapat berjalan normal.

Empat Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dilaporkan masih lumpuh total akibat endapan lumpur sisa banjir bandang yang menutupi area pelayanan hingga halaman gedung.

Hingga Minggu (21/12/2025), empat Puskesmas di Kabupaten Bireuen belum dapat difungsikan kembali pascabanjir bandang.

Hal ini disebabkan halaman hingga ruang pelayanan masih dipenuhi endapan lumpur tebal.

Keempat Puskesmas yang terdampak parah tersebut masing-masing Puskesmas Peusangan Siblah Krueng  (Puskesmas Lueng Daneun), Puskesmas Mon Kelayu, Puskesmas Kutablang, dan Puskesmas Peusangan.

Kondisi ini menyebabkan aktivitas pelayanan kesehatan terhenti sejak bencana terjadi.

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, dr Irwan, menjelaskan bahwa upaya pembersihan telah dilakukan oleh masing-masing kepala Puskesmas bersama staf, namun belum maksimal.

“Puskesmas masih dipenuhi endapan lumpur, alat kesehatan dan mobiler terendam banjir.

Baca juga: Tak Hanya Sembako, Karyawan XLSMART Hadirkan Program Trauma Healing bagi Anak Korban Banjir

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Tinjau Lokasi Banjir Bandang Parah di Aceh Timur

Selain itu, tidak tersedianya air bersih menjadi kendala besar dalam proses pembersihan maupun pelayanan,” ujar dr Irwan dikutip Serambinews.com.

Menurutnya, endapan lumpur di halaman luar sangat tebal sehingga sulit dibersihkan secara manual.

“Di dalam ruangan sudah dibersihkan, tetapi lumpur di halaman luar membutuhkan bantuan alat berat.

Jika mengandalkan tenaga manusia, prosesnya akan sangat lama,” jelasnya.

Target Operasional dan Layanan Sementara

Dinas Kesehatan Bireuen menargetkan keempat Puskesmas tersebut dapat kembali beroperasi pada awal Januari 2026.

Dari keempat puskesmas tersebut, kondisi terparah terjadi di Puskesmas Peusangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved