Berita Aceh Utara
Korban Banjir Aceh Utara Bertambah, Total 229 Jiwa Meninggal Dunia
Penemuan tersebut membuat total korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Utara kembali bertambah.
Ringkasan Berita:
- Total korban jiwa mencapai 229 orang, dengan enam lainnya masih dinyatakan hilang.
- 67.876 warga terdampak masih mengungsi di 210 titik pengungsian yang tersebar di berbagai kecamatan.
- Operasi SAR terus dilanjutkan, pemerintah daerah fokus mencari korban sekaligus memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.
PROHABA.CO, ACEH UTARA - Tiga jenazah korban banjir kembali ditemukan di Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (3/1/2026).
Penemuan tersebut membuat total korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Utara kembali bertambah.
Ketiga jenazah ditemukan masing-masing di Kecamatan Langkahan dan Kecamatan Muara Batu.
Penemuan ini semakin menegaskan Aceh Utara sebagai daerah dengan jumlah korban meninggal terbanyak di Provinsi Aceh.
Hingga 3 Januari 2026, total korban meninggal dunia akibat banjir di Aceh Utara mencapai 229 jiwa, sementara enam orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Angka tersebut menjadikan Aceh Utara sebagai kabupaten dengan korban jiwa terbanyak dibandingkan wilayah lain di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat.
Secara nasional, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal akibat rangkaian bencana banjir mencapai 1.167 jiwa, termasuk penambahan korban dari Aceh Utara dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Warga Temukan Jenazah Korban Banjir Bandang di Persawahan Aceh Utara
Baca juga: Persiraja Tahan Imbang FC Bekasi City, Persembahkan Poin untuk Warga Aceh
Warga Terdampak
Selain korban jiwa, jumlah warga terdampak banjir di Aceh Utara juga sangat besar.
Tercatat 67.876 jiwa masih mengungsi di 210 titik pengungsian. Kecamatan Tanah Jambo Aye menjadi lokasi dengan pengungsi terbanyak, yakni 54 titik.
Disusul Kecamatan Langkahan 50 titik, Sawang 33 titik, Baktiya Barat 22 titik, Lapang 18 titik, serta Baktiya dan Dewantara masing-masing 11 titik.
Sementara itu, Seunuddon dan Nibong masing-masing memiliki dua titik pengungsian, serta Cot Girek dan Meurah Mulia masing-masing satu titik.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Aceh Utara, Halidi, dikutip Serambinews.com, Minggu (4/1/2026) menyampaikan bahwa tim gabungan masih terus melakukan pencarian jenazah korban banjir.
“Selain pencarian, pemerintah daerah juga fokus memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebutuhan mendesak saat ini meliputi tenda keluarga, air bersih, perlengkapan dapur, popok dan kebutuhan bayi, kebutuhan perempuan, serta perlengkapan ibadah.
Berita Aceh Utara
Banjir Landa Aceh
banjir aceh utara
korban banjir meninggal
Aceh Utara
Prohaba.co
Prohaba
| Sumur Bor Semburkan Gas dan Api di Aceh Utara, Puluhan Warga Masih Mengungsi |
|
|---|
| Pengeboran Sumur di Aceh Utara Semburkan Gas dan Api Setinggi 75 Meter, Warga Panik |
|
|---|
| Tiga Perempuan Terlibat Jaringan Sabu di Aceh Utara, Polisi Ungkap dalam Sebulan |
|
|---|
| Menteri PU Resmikan Kembali Bendung Krueng Pase di Aceh Utara |
|
|---|
| 30 KK di Aceh Utara Masih Bertahan di Tenda Darurat, DTH Tak Kunjung Cair |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Personel-TNI-berjibaku-melakukan-evakuasi-korban-meninggal-dunia-akibat-banjir.jpg)