Jumat, 8 Mei 2026

Khutbah Jumat

Kualitas dan Kuantitas Rezeki dalam Perspektif Islam

Pada kesempatan ini khatib akan membahas tentang kualitas dan kuantitas rezeki, dua hal yang sering kita perhatikan dalam hidup sehari-hari,

Tayang:
Editor: IKL
Istimewa
MASJID DAN KHATIB - Masjid Agung Baitul A'la (Masjid Giok), Nagan Raya. Kepala SMPS Islam Muslim Hands dan Dosen Bahasa Arab di STAI Darul Hikmah Meulaboh, Hamdani S Hum MA (insert), yang menjadi khatib Jumat di Masjid Agung Baitul A'la (Masjid Giok) Nagan Raya pada hari ini, 9 Januari 2026, akan menyampaikan khutbah dengan judul ‘Kualitas dan Kuantitas Rezeki Dalam Perspektif Islam.' 

Dalam Surah At-Tawbah ayat 55, Allah berfirman, “Janganlah harta benda dan anak-anakmu itu memperdaya kamu, karena sesungguhnya Allah menjadikan harta dan anak-anak itu sebagai ujian bagi kalian.” 

2. Kualitas rezeki yang berkah Allah tidak hanya mengukur rezeki dari sisi banyaknya, tetapi juga dari sisi keberkahannya. 

Kadang-kadang kita mungkin merasa bahwa rezeki yang kita dapatkan sedikit, tetapi jika berkah, itu jauh lebih berarti. 

Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa yang diberi rezeki, hendaklah ia bersyukur. Dan barang siapa yang diberi sedikit rezeki, hendaklah ia sabar.” 

Rezeki yang berkah akan membawa ketenangan, kebahagiaan, dan manfaat jangka panjang, sedangkan rezeki yang banyak, tetapi tidak berkah, justru dapat mendatangkan kerugian. 

Dalam Islam, cara mencari rezeki sangat diperhatikan. 

Rezeki yang diperoleh melalui cara yang halal dan baik akan memiliki keberkahan yang lebih tinggi. 

Dalam Surah Al-Mulk ayat 15, Allah berfirman, “Dialah yang menjadikan Bumi itu untuk kalian, maka berjalanlah di segala penjuru Bumi dan carilah rezeki yang telah ditentukan-Nya.” 

Ini mengajarkan kita bahwa yang penting bukan hanya berapa banyak rezeki yang kita peroleh, tetapi bagaimana cara kita memperolehnya, apakah melalui usaha yang halal dan sesuai dengan ajaran Islam atau tidak. 

Jamaah shalat Jumat yang dirahmati Allah.

3. Mencapai keseimbangan antara kualitas dan kuantitas rezeki Seringkali kita terjebak pada pemikiran bahwa rezeki yang lebih banyak adalah yang ter baik. 

Namun, kita harus ingat bahwa kualitas rezeki lebih penting daripada jumlahnya. 

Dengan rezeki yang berkah, kita akan merasakan ketenangan dan kebahagiaan yang lebih daripada jika kita hanya mengejar jumlah materi yang tidak terhitung. 

Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya yang terbaik di antara kalian adalah yang memiliki rezeki yang baik dan bermanfaat.” 

Dalam kehidupan sehari-hari, kita tidak hanya mencari rezeki dalam bentuk materi. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved