Mutiara Ramadhan
Ramadhan, Menyempurnakan Hubungan Sesama Manusia
ada empat perkara yang menjadi penyebab sehingga seseorang itu diangkat oleh Allah derajatnya kepada derajat yang paling tinggi, derajatul abdi.
Oleh: Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag.
PROHABA.CO - Sebagaimana disampaikan oleh para hukama kepada kita bahwa ada empat perkara yang menjadi penyebab sehingga seseorang itu diangkat oleh Allah derajatnya kepada derajat yang paling tinggi, derajatul abdi.
Diangkat oleh Allah derajat seorang hamba dengan derajat yang tinggi. Salah satunya adalah karena al-hilm.
Hilm artinya orang yang bijak, orang yang penyantun.
Oleh karena itu, Allah subhanahu wa ta’ala menisbahkan namanya dengan AlHalim, Penyantun.
Kalau kita sebagai hamba-Nya maka disebut Abdul Halim.
Kaum muslimin rahimakumullah.
Orang-orang yang penyantun, orang-orang yang bijak adalah orang-orang yang patutkita segani, orang-orang yang harus kita jadikan patronasi dalam kehidupan.
Kita malu melihat orangorang yang penyantun, maka Nabi Muhammad mengingatkan kepada kita nanti akan datang satu zaman yang dia tidak punya rasa malu terhadap orang yang memiliki sifat penyantun.
Maka, apabila ada orang yang memiliki sifat penyantun, orang-orang yang bijak, maka itulah tanda sifat bahwa orang itu akan diangkat oleh Allah ke derajat yang paling tinggi.
Baca juga: Khutbah Jumat oleh Drs. Nasri Lisma : Menyucikan Hati, Menjaga Alam, dan Menegakkan Shalat
Lalu yang kedua adalah sifat tawaduk.
Orang-orang yang rendah hati, orang-orang yang selalu tidak menyombongkan dirinya, baik dengan pangkat dan jabatan, harta, ataupun ilmu pengetahuan yang dia miliki.
Namun, semakin dia banyak dianugerahkan oleh Allah, lalu dia semakin rendah hati dalam hidupnya.
Maka, orang yang memiliki sifat tawaduk ini adalah orang yang menjadi penyebab Allah angkatkan derajatnya ke derajat yang paling tinggi di antara hamba-hamba-Nya.
Kaum Muslimin rahimakumullah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Drs-H-Anwar-Sadat-MAg-1.jpg)