Rabu, 8 April 2026

Berita Aceh Selatan

18 Siswa di Aceh Selatan Diduga Keracunan MBG, 14 Dirawat Inap

Belasan siswa di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan usai menyantap menu Makanan Bergizi

Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/HO
KERACUNAN MBG - Siswa diduga keracunan MBG saat dirawat di Puskesmas Ujung Padang Rasian, Aceh Selatan, Jum’at (27/2/2026). 18 Siswa di Aceh Selatan Diduga Keracunan MBG, 14 Dirawat Inap. (Serambinews.com/HO) 

Ringkasan Berita:
  • 18 siswa di Pasie Raja diduga keracunan usai konsumsi MBG, 14 di antaranya dirawat inap.
  • Gejala muncul 2–3 jam setelah makan, berupa mual, muntah, dan sakit perut.
  • SPPG minta maaf dan menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab.

 

PROHABA.CO, ACEH SELATAN – Belasan siswa di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan usai menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan petugas SPPG Ujung Padang Asahan, Kamis (26/2/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, para siswa mulai merasakan gejala beberapa jam setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Menu yang dibagikan saat itu di antaranya mie, bakso, serta es kacang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Faizah Abbas, mengatakan total ada 18 siswa yang mengalami dugaan keracunan MBG

Dari jumlah tersebut, 14 siswa harus menjalani perawatan inap, sementara empat lainnya diperbolehkan rawat jalan.

“Ada 14 siswa yang rawat inap dan lainnya menjalani rawat jalan dengan gejala mual, muntah, dan sakit perut,” ujar Faizah, Jumat (27/2/2026).

Baca juga: Puluhan Anak di Simpang Mamplam Bireuen Diduga Keracunan Makanan MBG

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan keluarga pasien, gejala mulai muncul sekitar dua hingga tiga jam setelah makanan dikonsumsi.

Anak-anak tersebut kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Tadi malam langsung dibawa ke Puskesmas Ujung Padang Asahan,” ungkapnya.

Saat ini, kondisi para siswa dilaporkan mulai membaik setelah mendapat penanganan dari tenaga medis.

Pihak Dinas Kesehatan juga telah melakukan langkah awal penanganan serta berkoordinasi untuk pemeriksaan sampel makanan guna memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Baca juga: Atalia Praratya Jalani Ramadhan Pertama Tanpa Ridwan Kamil, Pilih Ikhlas dan Fokus Perbaiki Diri

Minta Maaf

Sementara itu, Kepala SPPG Ujung Padang Asahan, Isful Riza Yuanda, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. 

Ia menyebut pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui secara pasti penyebab dugaan keracunan.

“Sebelumnya kami mohon maaf, mungkin ada kelalaian dari pihak kami.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved