Kamis, 4 Juni 2026

Berita Aceh Singkil

Interupsi Anggota DPRK Hujani Interpelasi Bupati Aceh Singkil

Rapat paripurna DPRK Aceh Singkil dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Aceh Singkil terhadap interpelasi dewan, Senin (2/3/2026), berlangsung

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI  
RAPAT PARIPURNA INTERPELASI - Suasana rapat paripurna DPRK Aceh Singkil, dengan agenda interpelasi bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, Senin (2/3/2026).  berlangsung panas dan diwarnai hujan interupsi. (SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI) 

Ringkasan Berita:
  • Rapat paripurna interpelasi DPRK Aceh Singkil berlangsung panas dan diwarnai hujan interupsi.
  • Bupati Safriadi Oyon meminta skorsing untuk menyiapkan jawaban tertulis, namun ditolak mayoritas anggota dewan.
  • Ketua DPRK Haji Amaliun akhirnya meminta bupati menjawab pertanyaan yang bisa dijawab langsung di forum.

 

PROHABA.CO, ACEH SINGKIL - Rapat paripurna DPRK Aceh Singkil dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Aceh Singkil terhadap interpelasi dewan, Senin (2/3/2026), berlangsung panas dan diwarnai hujan interupsi.

Forum resmi yang digelar di gedung dewan tersebut awalnya berjalan tertib dan lancar, dengan kehadiran 23 dari total 25 anggota legislatif.

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, berdiri di mimbar utama untuk menyampaikan jawaban atas lima poin krusial yang menjadi substansi interpelasi.

Kelima poin itu meliputi:

1. Penggunaan dana bantuan presiden untuk korban banjir senilai Rp 4 miliar.

2. Program sekolah rakyat.

3. Persoalan hak guna usaha (HGU) di Aceh Singkil.

4. Persoalan aparatur sipil negara (ASN).

5. Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026.

Baca juga: Hak Interpelasi Bergulir, DPRK Aceh Singkil Panggil Bupati Safriadi Oyon 2 Maret

Dalam pemaparannya, bupati berusaha menjelaskan satu per satu pertanyaan dewan.

Namun suasana mulai memanas ketika sesi tanggapan dibuka oleh Ketua DPRK Aceh Singkil, Haji Amaliun.

Sejumlah anggota dewan langsung melayangkan interupsi, terutama saat bupati meminta agar rapat diskors sementara waktu.

Safriadi Oyon beralasan, ada sejumlah pertanyaan anggota dewan yang membutuhkan jawaban berbasis data rinci sehingga ia memerlukan waktu untuk menyiapkan jawaban secara tertulis.

“Pimpinan mohon diberi waktu untuk menjawab secara tertulis,” ujarnya di hadapan forum.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved