Selasa, 2 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Satpol PP-WH Banda Aceh Amankan ODGJ Usai Lukai Nenek di Luengbata

Satpol PP-WH Kota Banda Aceh, bersama Bhabinkamtibmas dan Polsek Luengbata, mengamankan seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Gampong Panteriek

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
ISTIMEWA/HO
Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal. Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh, bersama Bhabinkamtibmas dan Polsek Luengbata, mengamankan seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Gampong Panteriek, Kecamatan Luengbata, Rabu (1/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • ODGJ diamankan: Satpol PP-WH Banda Aceh mengamankan seorang ODGJ yang mengamuk dan melukai neneknya, lalu dibawa ke RSJ Aceh untuk perawatan.
  • Keselamatan petugas jadi prioritas: Petugas diminta tetap waspada saat evakuasi, mengingat risiko tinggi seperti insiden tragis sebelumnya di Kebumen.
  • Patroli syariat diperketat: Satpol PP-WH juga meningkatkan pengawasan di kawasan wisata dengan menegur pasangan non-mahram demi menjaga ketertiban dan syariat Islam.

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Banda Aceh, bersama Bhabinkamtibmas dan Polsek Luengbata, mengamankan seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Gampong Panteriek, Kecamatan Luengbata, Rabu (1/4/2026).

Kasatpol PP-WH Kota Banda Aceh, Muhammad Rizal SSTP MSi, menjelaskan bahwa ODGJ tersebut dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Aceh setelah mengamuk dan melukai nenek kandungnya sendiri.

“Korban sempat bersimbah darah dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pertamedika untuk mendapatkan pengobatan,” ujarnya.

Rizal menegaskan, pengamanan dilakukan untuk mencegah situasi semakin tidak terkendali.

Setelah berhasil diamankan, ODGJ tersebut segera dievakuasi ke RSJ guna mendapatkan perawatan medis.

Ia menekankan bahwa meskipun evakuasi ODGJ sudah menjadi agenda rutin, personel tetap diminta waspada terhadap segala kemungkinan di lapangan.

Kasatpol PP-WH juga mengingatkan jajarannya untuk belajar dari insiden tragis di Kebumen, Jawa Tengah, di mana seorang anggota Satpol PP meninggal dunia akibat dibacok ODGJ saat bertugas.

“Keselamatan petugas adalah prioritas utama.

Pendekatan persuasif memang diutamakan, tetapi kewaspadaan terhadap potensi bahaya harus tetap di tingkat tertinggi,” tegasnya.

Baca juga: Polisi Amankan ODGJ di Banda Aceh, Dibawa ke RSJ untuk Penanganan

Baca juga: Persiraja Diterpa Badai Cidera Jelang Laga Krusial Kontra Sumsel United

Patroli Penegakan Syariat Islam

Terpisah, Satpol PP-WH Banda Aceh juga memperketat pengawasan syariat Islam di kawasan wisata pasca-lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Pada Kamis (2/4/2026), personel WH melakukan patroli rutin di sepanjang Jalan Ulee Lheue dan Gampong Jawa.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan teguran dan pembinaan kepada pasangan bukan mahram yang ditemukan di lokasi wisata.

“Petugas memberikan teguran sebagai bentuk pembinaan dan penegakan syariat Islam,” jelas Rizal.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesucian nilai-nilai syariat Islam di Kota Banda Aceh, sekaligus memastikan kawasan wisata tetap kondusif dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved