Kecelakaan Kereta Api
Ibu dan Dua Anak Tewas Tersambar Kereta Api Harina di Pekalongan
Seorang ibu dan kedua anaknya meninggal dunia usai tersambar Kereta Api (KA) di jalur rel di KM 98+300 antara Stasiun Sragi-Pekalongan.
Ringkasan Berita:
- Ibu dan dua anaknya tewas setelah sepeda motor mereka tertabrak KA Harina di perlintasan Sragi-Pekalongan.
- Hujan deras membuat jarak pandang terbatas, korban tidak menyadari kereta melintas hingga terjadi tabrakan.
- Polisi dan KAI mengingatkan pengendara agar lebih waspada saat melintasi perlintasan, terutama saat cuaca buruk.
PROHABA.CO, PEKALONGAN - Seorang ibu dan kedua anaknya meninggal dunia usai tersambar Kereta Api (KA) di jalur rel di KM 98+300 antara Stasiun Sragi-Pekalongan.
Kecelakaan tragis tersebut terjadi di perlintasan kereta api dikawasan Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (29/12/2025) sore.
Korbannya adalah ibu bersama dua anaknya meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka kendarai tertabrak Kereta Api Harina relasi Bandung–Surabaya Pasarturi.
Peristiwa ini berlangsung saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, membuat jarak pandang terbatas.
Kronologi Kejadian
Insiden terjadi sekitar pukul 15.15 WIB di KM 98+300 lintasan antara Stasiun Sragi dan Stasiun Pekalongan.
Korban melintas dari arah selatan ke utara menggunakan sepeda motor Honda Vario 125.
Kapolsek Sragi, AKP Turkhan, menjelaskan bahwa hujan deras menyebabkan korban tidak menyadari adanya kereta yang melintas.
“Hujan lebat membuat jarak pandang terbatas.
Korban tidak mengetahui adanya kereta yang melintas sehingga terjadi temperan,” ujarnya.
Sepeda motor korban langsung tertabrak KA Harina, membuat ketiganya terpental beberapa meter dari kendaraan.
Titik awal benturan ditemukan sekitar 30 meter dari posisi sepeda motor, sementara tubuh korban ditemukan di sisi timur kendaraan dengan jarak 6–8 meter dalam posisi terkurap.
Baca juga: Tabrakan Maut Kereta Api Kontra Mobil di Deli Serdang, Dua Orang Tewas
Baca juga: Presiden Prabowo Berencana Sambut Tahun Baru di Daerah Bencana
Identitas Korban
Ketiga korban diketahui bernama Muji Rahayu Slamet (35), Agung Januar Putra (11), dan Ajeng (7), warga Dukuh Kendayaan, Desa Tengengwetan, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan.
Seluruh korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi akibat luka berat.
Petugas Polsek Sragi segera melakukan pengamanan dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Kraton Pekalongan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Anggota-Polres-Pekalongan-saat-mengevakuasi-korban-tertemper-kereta-api.jpg)