Minggu, 12 April 2026

Kebakaran Hutan dan Lahan

Karhutla Aceh Barat Capai 19 Hektare, SD Suak Raya Terpaksa Diliburkan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat mencatat hingga

Editor: Muliadi Gani
IST/HO/DOKUMENTASI BPBD ACEH BARAT
KARHUTLA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat mencatat hingga Minggu (25/1/2026) pukul 22.00 WIB, total luas lahan yang terbakar mencapai 19 hektare. (DOKUMENTASI BPBD ACEH BARAT) 

Ringkasan Berita:
  • Karhutla di Aceh Barat meluas hingga 19 hektare dan terjadi di enam kecamatan.
  • Sebanyak 14 hektare lahan telah berhasil ditangani, sementara pemadaman masih berlangsung di beberapa desa.
  • Asap kebakaran mengganggu warga dan menyebabkan SD Suak Raya diliburkan, dengan kendala pemadaman berupa angin kencang dan keterbatasan air.

 

PROHABA.CO, ACEH BARAT - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat terus meluas. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Aceh Barat mencatat hingga Minggu (25/1/2026) pukul 22.00 WIB, total luas lahan yang terbakar mencapai 19 hektare.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, mengatakan karhutla terjadi di enam kecamatan, yakni Kecamatan Johan Pahlawan, Woyla, Woyla Barat, Meurubo, Pante Ceureumen, dan Kecamatan Bubon.

“Kondisi terkini penanganan masih dalam tahap pengendalian,” ujar Ronald saat dikonfirmasi dilansir Kompas.com, Senin (26/1/2026).

Ia merinci, lahan yang terbakar tersebar di sejumlah gampong, antara lain Gampong Suak Raya seluas 7,5 hektare, Ujong Beurasok 4,5 hektare, Suak Nie 3 hektare, Aron Baroh 0,5 hektare, Alue Peunyareng 1 hektare, Ujong Tanoh Darat 0,5 hektare, Peulante 1 hektare, dan Desa Blang Luah 1 hektare.

Dari total 19 hektare tersebut, lanjut Ronald, sekitar 14 hektare telah berhasil ditangani.

Area yang sudah tertangani meliputi Desa Suak Raya 5 hektare, Ujong Beurasok 4 hektare, Suak Nie 3 hektare, Alue Peunyareng 1 hektare, Aron Baroh 0,5 hektare, serta Blang Luah 0,5 hektare.

Baca juga: Kebakaran Karhutla Hampir Satu Hektar Ilalang di Lembah Seulawah

Baca juga: Viral Dugaan Guru Lakukan Tindakan Tak Senonoh terhadap Siswa, KPPPAD Bali Angkat Bicara

Karhutla ini berdampak pada kerusakan vegetasi tanaman dan menimbulkan asap yang mengganggu pernapasan warga.

Bahkan, satu sekolah, yakni SD Suak Raya, terpaksa diliburkan sementara.

“Kendala di lapangan antara lain angin kencang dan keterbatasan sumber air.

Lokasi kebakaran juga tidak terjangkau mesin pompa, sehingga petugas terpaksa menyiram api secara manual menggunakan sepatu bot,” ungkapnya.

Hingga saat ini, upaya pemadaman masih difokuskan di Desa Suak Raya dan Desa Suak Nie untuk memadamkan api sekaligus memutus penjalaran ke arah permukiman warga dan jalan raya.

Selain itu, tim Pusdalops BPBD Aceh Barat juga melakukan pemantauan di Desa Manyeng (Manjeng), Kecamatan Pante Ceureumen.

Di wilayah tersebut, kebakaran terpantau terjadi di beberapa titik dengan luasan yang bervariasi, dengan kondisi tanah mineral dan bukan gambut,” ujarnya.

Baca juga: Hutan Lindung di Sabang Terbakar, Petugas Kerahkan Dua Armada Damkar

Baca juga: Tiga Kebakaran Lahan Terjadi Nyaris Bersamaan, Petugas Damkar di Bireuen Kalang Kabut

Baca juga: Pencarian Korban Longsor Cisarua Bandung Barat, Tim SAR Bagi Dua Sektor, 80 Warga Masih Hilang

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved