Ramadhan 2026
Tarawih Kilat di Indramayu, 23 Rakaat Selesai dalam 6 Menit
Dalam Shalat tarawih ini, jemaah menjalankan 23 rakaat hanya dalam durasi kurang lebih enam sampai tujuh menit.
Dalam Shalat tarawih ini, jemaah menjalankan 23 rakaat hanya dalam durasi kurang lebih enam sampai tujuh menit
PROHABA.CO - Shalat tarawih kilat yang digelar di Pondok Pesantren Al-Qur'aniyah, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan.
Tradisi unik yang sudah bertahan selama 17 tahun terakhir ini tetap dilaksanakan meskipun ritmenya sangat cepat.
Dalam Shalat tarawih ini, jemaah menjalankan 23 rakaat hanya dalam durasi kurang lebih enam sampai tujuh menit.
Meski sangat cepat, puluhan jemaah baik laki-laki maupun perempuan, yang didominasi anak muda, tetap antusias mengikuti Shalat di Desa Dukuh Jati, Kecamatan Krangkeng ini.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (22/2/2026) malam, gerakan Shalat sejatinya tidak berubah, namun ritmenya berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan Shalat tarawih pada umumnya.
Saking cepatnya, beberapa jemaah tampak kewalahan mengikuti gerakan imam.
Baca juga: 7 Manfaat Pisang Saat Berbuka Puasa, Energi Cepat Pulih dan Jaga Kesehatan Jantung
Baca juga: Fadhilah Shalat Tarawih Malam ke-5 Ramadhan, Pahala Sama dengan Shalat di 3 Masjid Suci
“Enggak ngerasa kelelahan juga, soalnya sudah dari tahun kemarin-kemarin juga tarawih di sini, jadi sudah kebiasaan,” ujar Akilah, salah satu jemaah perempuan asal Desa Dukuh Jati.
Imam sekaligus Ketua Yayasan Ponpes Al-Qur'aniyah, KH Azun Mauzun, menjelaskan bahwa pelaksanaan Shalat tarawih kilat ini sengaja dipisahkan di pelataran masjid.
Sementara di ruang utama, Shalat tarawih tetap dilaksanakan dengan durasi normal.
“Tradisi tarawih kilat masih tetap kita lestarikan. Namun tempatnya kita bedakan, kenapa? Karena ini tarawih merupakan tradisi yang sudah ada dari turun temurun, makanya tiap tahun kita pertahankan,” jelas KH Azun Mauzun.
Azun tidak menampik bahwa praktik ini kerap menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.
Namun, pihak pesantren memilih mempertahankan tradisi tersebut dengan tujuan utama mengajak generasi muda agar mau melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.
Baca juga: Fadhilah Bulan Haram Termasuk Zulkaidah Diungkap Ustadz Khalid Basalamah, Bulan Mulia Umat Islam
“Kalau kita hilangkan berarti seakan-akan kita menghilangkan tradisi tarawih kilat tersebut,” kata Azun.
Hanya mengambil rukun shalat
| Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-30 Ramadhan: Dijanjikan Kenikmatan Surga |
|
|---|
| Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-29 Ramadhan: Pahala Setara Seribu Kali Ibadah Haji |
|
|---|
| Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-28 Ramadhan: Allah Angkat 1.000 Derajat di Surga |
|
|---|
| Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-27 Ramadhan: Kemudahan Melintasi Shirathal Mustaqim Secepat Kilat |
|
|---|
| 8 Golongan yang Berhak Menerima Zakat dalam Islam Lengkap dengan Doa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/SHALAT-TARAWIH-KILAT-DI-INDRAMAYU.jpg)