Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kriminal

Tragedi di Tanjungpinang, Nasrun Diduga Habisi Nyawa Istrinya

Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kembali diguncang oleh kasus pembunuhan yang melibatkan seorang pria bernama Nasrun (67).

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
Istimewa/HO/Tribunbatam.id  
KASUS PEMBUNUHAN - Tampang pelaku pembunuhan terhadap istrinya, Nasrun saat diamankan Polresta Tanjungpinang di Jalan Lama Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) Rabu (25/2/2026) malam. Nasrun ditangkap atas dugaan menghabisi nyawa istrinya Harsalena.  

Ringkasan Berita:
  • Nasrun (67) kembali diduga melakukan pembunuhan, kali ini terhadap istrinya sendiri, setelah sebelumnya pernah dipenjara karena kasus pembunuhan selingkuhannya pada 2018.
  • Sejak bebas bersyarat enam bulan lalu, Nasrun dikenal warga sebagai pribadi yang jarang bersosialisasi, lebih banyak mengurung diri di rumah, dan sulit ditebak perilakunya.
  • Harsalena (56) dipandang warga sebagai sosok ramah, setia, dan aktif dalam kegiatan lingkungan. 

 

PROHABA.CO- TANJUNGPINANG - Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kembali diguncang oleh kasus pembunuhan yang melibatkan seorang pria bernama Nasrun (67).

Ia diduga menghabisi nyawa istrinya sendiri, Harsalena (56), di rumah mereka yang terletak di Gang Bogenvile, RT 05, RW 04, Kelurahan Pinang Kencana, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. 

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam sekaligus amarah dari masyarakat sekitar, yang selama ini mengenal korban sebagai sosok ramah dan penuh kasih.

Sejak bebas bersyarat enam bulan lalu, Nasrun diketahui jarang berinteraksi dengan warga.

Ia lebih banyak mengurung diri di rumah, tidak pernah hadir dalam kegiatan lingkungan, dan dikenal sebagai pribadi yang tertutup.

Menurut warga, sikapnya sulit ditebak dan sering berubah-ubah.

Fahmi, salah seorang warga Perumahan Bintan Permata Indah, menyebutkan bahwa Nasrun kemungkinan merasa malu karena baru keluar dari penjara," kata Fahmi, Jumat (27/2/2028).

Catatan kelam masa lalu Nasrun kembali terungkap.

Pada tahun 2018, ia pernah dipenjara karena kasus pembunuhan terhadap selingkuhannya, Supartini, seorang janda yang sempat menjalin hubungan dengannya hingga hamil.

Supartini ditemukan tewas di kawasan Ganet, lalu jasadnya dibuang ke jembatan Wacopek, Dompak.

Modus pembunuhan yang dilakukan saat itu disebut mirip dengan kasus terbaru, yakni korban dimasukkan ke dalam karung.

Fahmi menilai tindakan Nasrun tidak masuk akal. “Menurut saya, pelaku kurang waras.

Sepertinya ada bisikan roh jahat. Kenapa tega melakukan hal itu kepada kaum wanita,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Aceh Mualem Lantik 25 Pejabat Eselon II, Tegaskan Evaluasi Kinerja Setiap Bulan

Baca juga: Motif Suami Bunuh Istri di Ciputat Tangsel Dipicu Masalah Cemburu

Sosok Korban di Mata Warga

Berbeda dengan pelaku, korban Harsalena dikenal sebagai pribadi yang baik dan penuh perhatian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved