Kesehatan
Cegah Dehidrasi Saat Puasa, Ini 5 Minuman yang Cocok Dikonsumsi
Dehidrasi saat puasa dapat dikenali melalui sejumlah gejala seperti rasa haus berlebihan, tubuh terasa lemas, mulut dan bibir kering, sakit kepala,
Ringkasan Berita:
- Saat puasa, tubuh lebih rentan dehidrasi karena tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam, yang bisa menyebabkan lemas, mulut kering, sakit kepala, hingga pingsan.
- Pencegahan dehidrasi tidak hanya melalui air putih, tetapi juga dengan memilih minuman yang tepat saat sahur dan berbuka, seperti infused water, jus buah segar, susu tanpa gula, dan air kelapa.
- Pola minum yang teratur dan seimbang membantu menjaga hidrasi, elektrolit, serta energi tubuh agar ibadah puasa tetap lancar
PROHABA.CO - Selama menjalankan ibadah puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 12 hingga 14 jam, bahkan bisa lebih tergantung wilayah.
Bahkan, terkadang beberapa orang tidak mempermasalahkan rasa lapar yang datang, karena biasanya dapat hilang dengan sendirinya.
Kebanyakan orang malah lebih cemas saat mereka kekurangan minum.
Apalagi saat kurang minum, bisa menyebabkan mulut dan bibir kering.
Meski sebagian besar orang sudah paham pola minum selama puasa, terkadang mereka enggan melakukannya karena mereka malas dan bosan akan air putih.
Nah, cara cegah dehidrasi saat puasa sebetulnya tidak hanya melalui air putih saja.
Kondisi ini membuat tubuh lebih rentan mengalami dehidrasi, yakni ketika jumlah cairan yang keluar lebih banyak dibandingkan cairan yang masuk.
Cairan tubuh bisa hilang melalui keringat, urine, dan pernapasan, terutama jika aktivitas tetap padat atau cuaca sedang panas.
Dehidrasi saat puasa dapat dikenali melalui sejumlah gejala seperti rasa haus berlebihan, tubuh terasa lemas, mulut dan bibir kering, sakit kepala, hingga mual.
Dalam kondisi yang lebih berat, dehidrasi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, pingsan, bahkan kejang.
Karena itu, menjaga keseimbangan cairan tubuh menjadi hal yang sangat penting selama bulan Ramadhan.
Upaya pencegahan dehidrasi tidak hanya bergantung pada banyaknya air yang diminum, tetapi juga jenis minuman yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka.
Pemilihan minuman yang tepat dapat membantu menjaga keseimbangan cairan sekaligus elektrolit tubuh.
Baca juga: 6 Manfaat Berbuka Puasa dengan Minum Air Kelapa, Apa Saja?
Berikut beberapa pilihan minuman yang baik untuk mencegah dehidrasi saat puasa:
1. Air Mineral
Air mineral tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga hidrasi.
Air berperan penting dalam mengatur suhu tubuh, melancarkan pencernaan, membantu penyerapan nutrisi, serta mendukung fungsi organ vital.
Saat puasa, kebutuhan cairan tetap harus terpenuhi agar terhindar dari sembelit dan tekanan darah tidak menurun drastis.
Pola minum bisa dibagi secara bertahap, misalnya dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.
2. Infused Water
Bagi yang kurang menyukai air putih biasa, infused water bisa menjadi alternatif.
Minuman ini dibuat dengan menambahkan potongan buah segar seperti lemon, jeruk, atau stroberi, serta daun mint ke dalam air putih.
Selain memberikan rasa yang lebih segar, infused water juga mengandung vitamin alami dalam jumlah ringan yang membantu menjaga stamina dan suasana hati selama berpuasa.
Baca juga: 5 Manfaat Mengonsumsi Kurma saat Buka Puasa, Dari Pencernaan Lancar hingga Jaga Kesehatan Jantung
Jus buah segar dapat menjadi pilihan minuman untuk membantu hidrasi tubuh.
Jus buah kaya akan air, vitamin, dan mineral yang membantu menjaga daya tahan tubuh.
Buah mengandung air, vitamin, dan mineral yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh selama puasa.
Sebaiknya jus dikonsumsi tanpa tambahan gula karena buah sudah memiliki rasa manis alami.
Hindari pula penyaringan berlebihan agar serat alaminya tetap terjaga.
4. Susu Tanpa Gula Tambahan
Susu mengandung kalsium, kalium, natrium, serta karbohidrat yang membantu menjaga keseimbangan cairan dan energi.
Mengonsumsinya saat sahur dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.
Namun, tetap perhatikan porsi agar tidak berlebihan dan sesuaikan dengan kebutuhan kalori harian.
5. Air Kelapa
Air kelapa dikenal kaya elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium.
Kandungan ini efektif membantu menggantikan cairan tubuh yang hilang.
Rasanya yang segar membuatnya cocok diminum saat berbuka untuk memulihkan kondisi tubuh setelah seharian berpuasa.
Dengan memperhatikan asupan cairan dan memilih minuman yang tepat, risiko dehidrasi saat puasa dapat diminimalkan sehingga ibadah tetap berjalan lancar dan tubuh tetap bugar.
Baca juga: 7 Manfaat Pisang Saat Berbuka Puasa, Energi Cepat Pulih dan Jaga Kesehatan Jantung
Baca juga: 8 Manfaat Alpukat yang Bantu Diet Lebih Sehat dan Efektif
Baca juga: 5 Manfaat Timun untuk Hipertensi, Turunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami
Artikel ini telah tayang di TribunHealth.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
Dehidrasi
Cegah Dehidrasi
Puasa Ramadhan
Ramadhan
Puasa
Air Mineral
infused water
Jus Buah Segar
Susu
Air Kelapa
Kesehatan
Prohaba.co
| Bahaya Ikan Sapu-Sapu bagi yang Memakannya, Bisa Picu Kanker hingga Kerusakan pada Ginjal |
|
|---|
| 7 Manfaat Pisang Saat Berbuka Puasa, Energi Cepat Pulih dan Jaga Kesehatan Jantung |
|
|---|
| 6 Manfaat Berbuka Puasa dengan Minum Air Kelapa, Apa Saja? |
|
|---|
| Waspadai! Ada Pedagang Menggunakan Bahan Ikan Sapu-Sapu di dalam Siomay, Berikut Cara Mengenalinya |
|
|---|
| 5 Manfaat Timun untuk Hipertensi, Turunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-air-putih-agar-tidah-mudah-haus-saat-berpuasa.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.