Kamis, 9 April 2026

Berita Nasional

Tragedi Ledakan SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Alami Luka Bakar Serius

Ledakan hebat terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026) malam.

Editor: Muliadi Gani
Instagram Bekasi.Terkini
KEBAKARAN - Kebakaran hebat terjadi di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. Insiden tersebut memicu kepanikan warga setelah terdengar suara ledakan keras berulang dari lokasi kejadian. (Instagram Bekasi.Terkini) 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 12 orang, terdiri dari warga sekitar dan karyawan SPBE, mengalami luka bakar serius hingga 60–70 persen dan kini dirawat intensif di beberapa rumah sakit.
  • Warga sempat mencium bau gas menyengat sebelum dentuman hebat terjadi, disusul kobaran api yang menyebar cepat ke permukiman sekitar.
  • Kapolres Metro Bekasi Kota menyatakan penyelidikan masih berlangsung, serta posko penanganan pascakebakaran akan didirikan untuk mendata kerugian dan membantu warga terdampak.

 

PROHABA.CO - Ledakan hebat terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Kamis (2/4/2026) malam.

Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan warga sekitar dan menyebabkan 12 orang mengalami luka bakar serius.

Hingga kini, para korban masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa sebelum ledakan terdengar, sempat muncul bau gas menyengat yang cepat menyebar hingga ke permukiman.

Tak lama kemudian, dentuman keras disertai kobaran api membuat suasana berubah mencekam.

Bayu, salah seorang warga yang rumahnya berjarak hanya beberapa meter dari lokasi, mengaku melihat gas menyebar di jalan depan rumah.

“Awalnya sedikit, lama-lama makin tebal.

Saya sempat menutup pagar rumah, lalu terdengar ledakan besar,” ujarnya.

Baca juga: Ledakan Saat Tarawih di Masjid Raya Pesona Jember, Polisi Selidiki Penyebabnya

Penjelasan Polisi

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menyebut jumlah korban luka mencapai 12 orang, terdiri dari warga sekitar dan karyawan SPBE yang berada di lokasi saat kejadian. 

Seluruh korban mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan cukup serius.

“Memang untuk luka bakar ada sampai 60–70 persen. 

Sekarang masih mendapatkan perawatan terbaik di rumah sakit yang ada,” jelas Kusumo kepada awak media di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Ia menambahkan bahwa proses pendataan masih dilakukan dan penyelidikan terkait penyebab kebakaran sedang berlangsung.

Polisi bersama instansi terkait juga akan mendirikan posko penanganan pascakebakaran.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved