Kecelakaan Kereta Api
Tabrakan Maut KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur, Dua Tewas dan Puluhan Luka
Kecelakaan serius melibatkan kereta api kembali terjadi di wilayah Jabodetabek. Kali ini, insiden melibatkan Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan
Petugas gabungan dari berbagai instansi, termasuk kepolisian, TNI, Basarnas, pemadam kebakaran, dan tenaga medis, diterjunkan ke lokasi.
Puluhan ambulans terlihat hilir mudik membawa korban ke sejumlah rumah sakit terdekat.
Hendri menyebut setidaknya lebih dari 35 ambulans dikerahkan untuk menangani korban kecelakaan itu.
Pihak PT Kereta Api Indonesia melalui Manager Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf dan belasungkawa atas insiden kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur.
Franoto mengatakan, pihaknya memastikan tengah melakukan evakuasi terhadap para korban dalam kejadian tersebut.
Selain itu, KAI juga berkomitmen untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Hingga malam hari, laporan sementara menyebutkan ada dua korban meninggal dunia dan sejumlah korban luka-luka yang telah dilarikan ke rumah sakit.
Namun, jumlah pasti korban masih dalam pendataan karena proses evakuasi terus berlangsung.
Baca juga: Tragedi Tebing Tinggi: 9 Penumpang Minibus Tewas Terseret Kereta Api di Perlintasan Tanpa Palang
Baca juga: Prabowo Subianto Lantik Dudung Abdurachman sebagai KSP, Harta Kekayaan Rp13,3 Miliar
Baca juga: Personel TNI AD Jadi Korban Pengeroyokan di Depok, Kasus Dipicu Teguran ke Ibu yang Emosi
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Update berita lainnya di PROHABA.co dan Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Kecelakaan-maut-antara-kereta-api-jarak-jauh-KA-Argo-Anggrek.jpg)