Kamis, 21 Mei 2026

Wagub Aceh Bahas Sejumlah Isu Strategis dengan Mensos

Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah SE, melakukan kunjungan silaturrahmi sekaligus pertemuan kerja dengan Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
DOK BIRO ADPIM SETDA ACEH
BERI KETERANGAN - Wagub Aceh, Fadhlullah SE, bersama Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, memberikan keterangan usai kunjungan silaturrahmi sekaligus pertemuan kerja di Kantor Kementrian Sosial, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026) sore. Pada kesempatan itu, Fadhlullah didampingi Kadis Sosial Aceh, Budi Afrizal, dan Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP. (DOK BIRO ADPIM SETDA ACEH) 

Ringkasan Berita:
  • Wagub Aceh Fadhlullah bertemu Mensos Saifullah Yusuf di Jakarta membahas kesejahteraan sosial masyarakat Aceh.
  • Pemerintah Aceh mengusulkan tambahan kuota PBI JK untuk 331.984 warga kurang mampu.
  • Pertemuan juga membahas dukungan penanganan pascabencana hidrometeorologi dan pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh.

 

PROHABA.CO, JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah SE, melakukan kunjungan silaturrahmi sekaligus pertemuan kerja dengan Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, di Jakarta, pada Rabu (20/5/2026) sore.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 17.00 WIB itu membahas sejumlah isu strategis terkait kesejahteraan sosial masyarakat Aceh.

Dalam pertemuan itu, Wagub yang didampingi Kadis Sosial Aceh, Budi Afrizal, dan Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, menyampaikan beberapa usulan dan kebutuhan prioritas Pemerintah Aceh kepada Kementerian Sosial, terutama terkait penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat kurang mampu.

Wagub Aceh yang akrab disapa Dek Fadh ini mengatakan, fokus utama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah permohonan penambahan alokasi Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) bagi pendudukAceh sebanyak 331.984 jiwa.

“Kami menyampaikan kepada Bapak Menteri Sosial terkait kebutuhan penambahan alokasi PBI JK bagi masyarakat Aceh.

Ini menjadi perhatian utama Pemerintah Aceh agar masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan yang layak,” ujar Fadhlullah usai pertemuan.

Menurut Wagub, Pemerintah Aceh terus berupaya memastikan seluruh masyarakat, khususnya kelompok rentan dan masyarakat miskin, memperoleh akses terhadap layanan kesehatan melalui skema jaminan sosial yang memadai.

Baca juga: ‎Wagub Aceh Bersama Mendagri dan Mensos Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Aceh Timur

Baca juga: Guru Curiga, Driver Ojol di Malang Ditangkap Usai Diduga Cabuli Siswi SMP

Pada kesempatan itu, wagub Aceh juga menyampaikan permohonan dukungan bantuan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November 2025 lalu.

Dek Fadh menjelaskan, dukungan pemerintah pusat sangat diperlukan guna mempercepat proses penanganan dan pemulihan. 

“Kami juga menyampaikan kondisi sejumlah daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh serta kebutuhan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya melalui Kementerian Sosial, agar proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Pada pertemuan itu, wagub turut memaparkan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh serta meminta dukungan dari Kementerian Sosial RI terhadap pengembangan program tersebut.

Dek Fadh menyebutkan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama bagi masyarakat kurang mampu.

“Kami juga menyampaikan progres pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh dan berharap adanya dukungan serta sinergi dari Kementerian Sosial agar program ini dapat berjalan maksimal dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Wagub.

Dek Fadh menambahkan, pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan Kementerian Sosial dalam memperkuat program-program kesejahteraan sosial di Aceh.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved