Breaking News:

Kriminal

Untuk Tambah Penghasilan, Buruh di Langsa Jual Sabu

Tim Ospnal Sat Resnarkoba Polres Langsa berhasil meringkus seorang tersangka pengedar sabu, Janer Panroy Simanjuntak (30), warga Dusun Mulia Gampong..

Editor: Muliadi Gani

PROHABA, LANGSA - Tim Ospnal Sat Resnarkoba Polres Langsa berhasil meringkus seorang tersangka pengedar sabu, Janer Panroy Simanjuntak (30), warga Dusun Mulia Gampong Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Dari pria yang sehari-hari sebagai buruh bangunan ini, polisi menyita barang bukti (BB) sebanyak delapan paket sabu seberat 3,16 gram yang disimpannya dalam saku celana.

Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro  MH, melalui Kasat Resnarkoba, Iptu Imam Azis Rachmat SIK, Rabu (26/5/2021) siang, mengatakan, tersangka Janer Panroy diringkus Tim Opsnal di rumahnya Dusun Mulia, Gampong Karang Anyar.

"Tersangka Janer Panroy Simanjuntak diringkus tanpa perlawanan dan tidak bisa mengelak karena di saku celananya ditemukan 8 paket sabu siap edar itu," ujar Kasat Resnarkoba.

Iptu Imam Azis menambahkan, awalnya diperoleh informasi bahwa di Gampong Karang Anyar ada oknum adalah satu warga yang mengedarkan sabu-sabu dan sudah sangat meresahkan masyarakat setempat.

Berdasarkan laporan itu, tim bergerak ke lapangan untuk melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya, Rabu (19/5/2021) tersangka Janer Paroy disergap di rumahnya dan sabu-sabu didapati darinya.

Baca juga: Polres Langsa Tangkap Honorer Jualan Sabu

"Laporan masyarakat di rumah Janer ini sering berdatangan para pemuda yang diduga untuk membeli sabu kepada tersangka, sehingga cukup meresahkan masyarakat setempat," jelasnya.

Menurut Kasat Resnarkoba, tersangka mengaku bahwa selain bekerja sebagai buruh bangunan ia juga nekat nyambi mengedarkan sabu-sabu untuk menambah penghasilan.

Sabu-sabu yang ada pada tersangka itu dia beli Rp 1,5 juta dari tersangka E untuk dijual lagi demi mendapatkan margin keuntungan.

Namun, saat didatangi petugas ke rumahnya, E sudah duluan kabur.

Kini tersangka E masih dalam pengejaran dan namanya sudah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO). (zb)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved