Minggu, 26 April 2026

Cara Vaksin Lindungi Paru Ketika Terinfeksi Covid-19

Anda mungkin pernah melihat atau membaca adanya perbedaan hasil rontgen pada pasien yang terinfeksi virus SARSCoV- 2, penyebab Covid-19, ...

Editor: Muliadi Gani
FOTO: SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI orang yang sedang divaksinasi. 

Seperti diketahui, Covid-19 dapat menular atau menginfeksi tubuh seseorang melalui mulut, hidung, dan mata.

Baca juga: 5 Gejala Post-Covid Syndrome yang Paling Sering Dirasakan

Terutama saat droplet atau airborne yang berisi virus SARS-CoV-2 masuk melalui ketiga bagian tubuh tersebut, virus akan mulai menyebar dan menyerang berbagai organ di dalam tubuh, serta mengakibatkan terjadinya banyak keluhan.

Dengan begitu, artinya virus SARSCoV- 2 tidak bisa tiba-tiba merusak organ paru, kecuali melalui organ saluran napas atas yang tidak terbenuk antibodi itu.

“Ketika si virus mau masuk ke rongga napas bawah (paru), (virus) sudah terhadang antibodi yang banyak terbentuk di bawah sana,” ujarnya.

Oleh karena itu, Ahmad menegaskan, meskipun seseorang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, kemungkinan terinfeksi virus SARSCoV- 2 masih sangat mungkin terjadi jika lalai menjaga area mulut, hidung ataupun mata.

“(Antibodi tipe IgA untuk perlindungan saluran napas atas) kemungkinan akan muncul, ketika menggunakan vaksin semprot hidung, misalnya nasal spray, yang kini sedang dikembangkan,” jelasnya.

Namun, saat telanjur terinfeksi, vaksinasi Covid-19 injeksi di bahu saat ini masih tetap bisa membantu meringankan gejala infeksi atau inflamasi di berbagai organ, terutama di paru-paru karena adanya antibodi tipe IgG tadi.

Jadi, tetap lebih bermanfaat divaksinasi daripada tidak divaksin pada masa pandemi yang entah kapan akan berakhirnya ini. (kompas.com)

Baca juga: Peneliti Temukan Senyawa yang Bisa Kurangi Infeksi Covid-19

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved