Jumat, 5 Juni 2026

Internasional

Perang Melawan Kartel Malah Bikin Geng Kriminal Kian Subur

Selama sepuluh tahun terakhir, susunan lanskap kelompok kriminal Meksiko telah bergeser dari segelintir kartel besar dan beberapa kelompok kecil, ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AFP / ALFREDO ESTRELLA
ANGGOTA Garda Nasional Meksiko berpatroli di kota Culiacan, setelah terjadinya bentrokan bersenjata dengan anggota kartel narkoba, Kamis (17/10/2019), yang dipicu penangkapan putra gembong narkoba, Ovidio Guzman. 

Kartel Jalisco Nueva Generacion, yang dibentuk oleh faksi Kartel Sinaloa, beroperasi dengan lebih dari 36 sel di seluruh negeri.

Menurut Guerrero, kelompok kriminal besar kebanyakan memiliki struktur horizontal daripada hierarki.

Kartel Sinaloa khususnya diyakini lebih mudah beradaptasi karena beroperasi sebagai kelompok faksi yang bekerja sama. "Tetapi dalam beberapa kasus, terutama dengan geng-geng kecil itu, mereka memiliki rantai komando," kata Guerrero.

Tidak semua sel bekerja sama dengan kelompok yang lebih besar tempat mereka terhubung.

Kartel Nueva Plaza, sel kartel Jalisco yang memiliki ikatan kuat dengan Asia dan AS, diyakini telah menantang kartel Jalisco di kandangnya di Guadalajara.

Baca juga: Taliban Gunduli dan Cambuk Para Pecandu Narkoba, Bagian dari Proses Rehabilitasi

Persaingan ini memicu gelombang pertumpahan darah di sana pada tahun 2018.

Laporan Lantia juga menggambarkan organisasi yang dulunya sangat kuat, seperti Los Zetas, Kartel Teluk, Beltran Leyva, dan Familia Michoacana, kini hampir tidak ada, setelah terpecah menjadi sekitar 50 kelompok berbeda yang beroperasi di 16 dari 32 negara bagian Meksiko.

Aliansi lokal

Proliferasi geng-geng kecil dan kehadiran organisasi kriminal yang kuat telah membuat penegak hukum Meksiko kewalahan, menurut para pakar keamanan.

"Organisasi kriminal di Meksiko sangat diberdayakan oleh fakta bahwa mereka pikir tidak ada ancaman bagi mereka oleh aparat dan pemerintah negara Meksiko," kata Manelich Castilla, Kepala Polisi Federal Meksiko sebelum dimasukkan ke dalam Garda Nasional baru negara itu pada tahun 2019.

Castilla mengakui bahwa otoritas penegak hukum Meksiko secara aktif  berpartisipasi dalam kejahatan terorganisasi, dan bahwa "tidak ada otoritas yang solid, terutama di tingkat lokal.

"Bisnis fentanil mengubah segalanya.

Karena sangat menguntungkan dan bergerak dalam jumlah kecil.

Fentanil membuat kartel jauh lebih berdaya dan kaya, melampaui semua tingkat otoritas," katanya.

Castilla menambahkan, geng-geng kecil yang berkembang biak di Meksiko bukanlah ancaman bagi kartel mapan, melainkan mendukung kekuatan mereka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved