Jumat, 5 Juni 2026

Internasional

Perang Melawan Kartel Malah Bikin Geng Kriminal Kian Subur

Selama sepuluh tahun terakhir, susunan lanskap kelompok kriminal Meksiko telah bergeser dari segelintir kartel besar dan beberapa kelompok kecil, ...

Tayang:
Editor: Muliadi Gani
AFP / ALFREDO ESTRELLA
ANGGOTA Garda Nasional Meksiko berpatroli di kota Culiacan, setelah terjadinya bentrokan bersenjata dengan anggota kartel narkoba, Kamis (17/10/2019), yang dipicu penangkapan putra gembong narkoba, Ovidio Guzman. 

"Mereka bekerja di bawah arahan kartel, bukan melawan mereka.

Ancaman terberat adalah untuk otoritas lokal Meksiko.

Kartel yang mungkin tidak memiliki kehadiran lokal yang kuat di banyak kota sekarang punya (geng kecil), dan ini benar-benar luar biasa (ancamannya)," katanya.

Kartel yang lebih besar mungkin juga diberdayakan dengan memiliki aliansi lokal di kota-kota tempat mereka beroperasi.

Baca juga: Ibu di California Ketagihan Bikin Pesta Seks untuk Anak Lelakinya, Hadapi 39 Dakwaan Kriminal

Seorang agen Kartel Sinaloa di Culiacan, ibu kota negara bagian Sinaloa, mengatakan bahwa kartel tidak merasakan ancaman dari geng atau kelompok kecil yang terorganisasi.

"Mereka tidak akan pernah menjadi ancaman.

Kamilah yang membayar tagihan mereka, meminta mereka untuk mendukung organisasi kami, dan apa yang mereka dapatkan sebagai imbalan lebih dari uang adalah dukungan dari organisasi yang kuat seperti Sinaloa," kata seorang anggota kartel kepada Insider yang berbicara secara anonim untuk menghindari pembalasan.

Operator itu mengatakan bahwa geng-geng lokal ini "mencari kita (kartel) untuk memiliki merek di belakang mereka.

Kalau tidak, mereka (beroperasi) sendirian."

Organisasi kriminal telah memperoleh "banyak kekuasaan" dan mengooptasi pejabat di berbagai tingkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, mereka tidak dapat mengancam kekuatan negara Meksiko, klaim Castilla.

"Adalah kebohongan untuk percaya bahwa beberapa organisasi ini mengalahkan kapasitas negara Meksiko.

Mereka tidak memiliki infrastruktur atau pelatihan seperti yang dilakukan oleh penegak hukum Meksiko," kata Castilla kepada Insider.

Masalahnya, kata Castilla, adalah pendekatan yang diambil Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador untuk memerangi kejahatan terorganisasi.  (kompas.com)

Baca juga: Liput Unjuk Rasa Perempuan, Taliban Tahan dan Aniaya Dua Jurnalis Afghanistan

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved