Internasional
Banjir dan Longsor Terjang India dan Nepal, 150 Tewas
Hujan yang memecahkan rekor dan banjir besar menewaskan sedikitnya 150 orang di India dan Nepal selama beberapa hari terakhir, ...
Pada Rabu (20/10), ketinggian air sudah cukup surut bagi para peziarah dan penduduk untuk menemukan tempat berlindung yang aman.
Ritual keagamaan itu pun dihentikan sementara, dan akan dilanjutkan kembali setelah hujan reda.
Dua observatorium di wilayah Kumaun negara bagian, di mana Nainital berada, mencatat curah hujan masing-masing 340,8 milimeter (13,4 inci) dan 403,2 milimeter (15,8 inci).
Itu merupakan curah hujan tertinggi selama periode 24 jam yang pernah tercatat di wilayah tersebut menurut Departemen Meteorologi India pada Selasa (19/10).
Negara bagian Himalaya sangat rentan terhadap banjir.
Lebih dari 200 orang dikhawatirkan tewas pada Februari setelah banjir bandang menyapu bendungan pembangkit listrik tenaga air.
Sementara itu di Kerala, lebih dari 200 keluarga saat ini berada di 26 kamp pengungsian di seluruh negara bagian. (kompas.com)
Baca juga: Pria India Tidur 300 Hari Dalam Setahun, Bisa Terlelap 25 Hari Beruntun
Baca juga: Banjir di Nagan Raya Surut, Masih Ada 3 Desa Lagi yang Terendam Banjir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/Foto-yang-diberikan-oleh-Angkatan-Laut-India-mendistribusikan-bantuan-korban-banjir.jpg)