Tahanan Guantanamo Mengaku Diperkosa Staf Medis CIA
“Saya diperkosa oleh staf medis CIA.” Demikian antara lain pernyataan Majid Khan, anggota Al-Qaeda yang ditahan selama hampir dua dekade ...
” Sulit diterima secara moral Khan bersaksi minggu lalu tentang dugaan pelecehan termasuk pemukulan, penyiraman, dan dirantai dalam keadaan gelap gulita.
Ia mengatakan bahwa semakin dia bekerja sama, semakin dia disiksa dalam tahanan CIA.
Ia mengatakan dia terus berbohong untuk menenangkan para petugas interogasi.
Khan dibesarkan di Pakistan dan pindah ke AS pada usia 16 tahun.
Ia menggambarkan dirinya sebagai anak muda, mudah dipengaruhi, dan rentan ketika dia direkrut Al-Qaeda.
Baca juga: Pria Beristri Rudapaksa, Setrum, Lalu Benam Bocah ke Sungai
Baca juga: Hendak Nikah, Wanita Muda Malah Dirudapaksa Dukun Saat Berobat
Sekarang pada usia 41 tahun, ia mengatakan menolak organisasi itu dan juga menolak terorisme.
Pengacaranya mengatakan kliennya menjadi sasaran tindakan keji dan sasaran penyiksaan dalam tahanan meskipun telah bersedia membagikan informasi kepada pejabat intelijen AS sejak awal penahanannya.
Khan membacakan pernyataan setebal 39 halaman ini dalam persidangan yang digelar di pangkalan angkatan laut AS di Teluk Guantanamo pekan lalu.
Kesaksiannya merinci perlakuan memalukan di beberapa lokasi di mana ia ditelanjangi, ditutup kepalanya, dan dipaksa untuk menjalani sejumlah prosedur, termasuk pembersihan anus secara paksa.
Panel juri militer sebut penyiksaan itu noda bagi standar moral Amerika Ia juga menggambarkan dirinya kurang tidur, dipaksa untuk makan, dan digantung dengan rantai oleh para interogator.
Banyak rincian yang sejalan dengan temuan laporan utama evaluasi program interogasi CIA yang dirilis pada tahun 2014 silam.
Dalam surat permintaan grasi yang diterbitkan oleh The New York Times, tujuh dari delapan anggota panel juri militer mengatakan perlakuan terhadap Khan dari aspek intelijen tidak memiliki nilai praktis atau manfaat nyata lainnya bagi kepentingan AS.
Baca juga: Perempuan Tunawisma Tewas Diperkosa dan Diserang di Bus
Baca juga: Oknum Kapolsek Diduga Setubuhi Anak Tahanan, Janji Ayah Korban Dibebaskan
“Sebaliknya, (perlakuan terhadap Khan) itu adalah noda bagi standar moral Amerika; perlakuan terhadap Khan di tangan personel AS harus menjadi sumber rasa malu bagi pemerintah AS,” lanjut surat itu.
Laporan-laporan di AS menyebutkan, Khan diberi izin membacakan pembelaan karena ia bersikap kooperatif dengan para pejabat sejak ia mengaku bersalah pada tahun 2012.
Kesepakatan itu juga dapat membawanya bebas paling cepat pada awal Februari 2022, setelah hampir dua dekade menjalani penahanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/prohaba/foto/bank/originals/ilustrasi-seorang-siswi-sd-disetubuhi-oleh-ayah-tirinya.jpg)