Breaking News:

Kriminal

Polisi Ringkus Dua Residivis Narkoba

Dua residivis kasus narkoba di Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali tertangkap saat edarkan sabu, kini keduanya beserta komplotannya terancam ...

Editor: Muliadi Gani
thawornnurak
Ilustrasi 

PROHABA.CO, MEDAN - Dua residivis kasus narkoba di Labuhanbatu, Sumatera Utara, kembali tertangkap saat edarkan sabu, kini keduanya beserta komplotannya terancam hukuman penjara hingga 20 tahun.

Kasat Res Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu mengatakan, pihaknya mengamankan empat orang pengedar sabu.

Dua dari empat pelaku diketahui sebagai residivis.

Hal itu disampaikan Martualesi ketika dikonfirmasi melalui aplikasi percakapan WhatsApp pada Minggu (21/11) siang.

Dijelaskannya, pengungkapan kasus ini merupakan instruksi dari Kapolres Labuhanbatu AKBP Anhar Arlia Rangkuti.

Menurut Martualesi, empat pelaku merupakan jaringan bandar narkoba Aceh - Rantauprapat - Ajamu.

Bermula dari penangkapan E alias Atut (43) warga Jalan Diponegoro, Rantauprapat dan SAP (21), warga Desa Sei Sentosa Panai Hulu saat mengendarai mobil melintas di Jalan Baru By Pass Kota Rantauprapat pada Senin (15/11).

Baca juga: Polres Langsa Tangkap Pengedar Sabu di Rumahnya, Satu Orang Lagi Buron

Baca juga: Sabu 6 Kg yang Disita dalam Gubuk di Aceh Utara akan Diedar ke Jawa

"Saat diamankan, di mobil tersebut kita temukan barang bukti 300 gram sabu-sabu disimpan dalam tiga plastik klip," kata Martualesi.

Setelah diinterogasi, kedua tersangka mengaku hendak mengedarkan sabu-sabu itu di Desa Ajamu, Kecamatan Panai Hulu, Labuhanbatu atas suruhan warga kota Rantauprapat, berinisial KT (38), warga Jalan Sirandorung Rantauprapat.

SAP mengaku selama tiga bulan dia yang menjadi kurir membagikan sabu untuk diedarkan di Desa Ajamu dan sudah 2 kali meloloskan sabu untuk diedarkan yaitu sebanyak 30 gram dan 50 gram "Di rumah KT kita tangkap juga tersangka R (37), warga Kuala Simpang, Aceh Tamiang," katanya.

Satu pelaku bernama J kabur Setelah dilakukan pengembangan selama lima hari di rumah R di Kuala Simpang, ditemukan satu unit timbangan elektrik dan puluhan plastik klip untuk membungkus berat satu ons. (kompas.com)

Baca juga: Remaja Bireuen Ternyata Dibunuh Dua Warga Langkat

Baca juga: Wanita Hamil di Amerika Ditembak Mati Seusai Rayakan ‘Baby Shower’

Baca juga: 100 Lebih Kasus Kecelakaan di Aceh Disebabkan Pengemudi Mengantuk

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved